Categories: Banyuasin Sumsel

Akses Warga Dipagari! Drama Penutupan Jalan di Banyuasin yang Bikin Warga Geram

Ringkasan Berita:

° Penutupan jalan dengan pagar batu bata di Desa Tanjung Beringin membuat warga kehilangan akses utama sejak 13 November 2025.

° Pengklaim menyebut jalan berada di tanah pribadi.

° Warga kebingungan, sementara camat dan PUPR turun tangan memeriksa lokasi untuk mencari solusi.


BANYUASIN, LINTANGPOS.com – Di Desa Tanjung Beringin, RT 07 RW 02, Kecamatan Banyuasin III, aktivitas warga mendadak berubah sejak Kamis (13/11/2025).

Jalan yang biasanya menjadi nadi pergerakan warga, kini tertutup rapat oleh pagar batu bata yang berdiri melintang di atas badan jalan.

Suasana yang semula dinamis mendadak stagnan—motor dan mobil tak lagi bisa lewat.

Penutupan itu bukan tanpa sebab. Dari informasi yang dihimpun, pagar tersebut dibangun oleh seseorang yang mengklaim bahwa jalan itu berdiri di atas tanah miliknya.

Ia dan keluarganya merasa memiliki hak penuh untuk menutup akses yang menurutnya berada di wilayah pribadi mereka.

“Sebetulnya, kades sudah memberikan penjelasan. Tetapi sepertinya tidak dipedulikan dan jalan itu tetap saja dipagar,” ujar seorang warga yang meminta namanya disamarkan menjadi Korban Tetangga, Minggu (16/11/2025).

BACA JUGA: Eks Kades Kuala Sungai Pasir Akhirnya Dibui! Perjalanan Panjang Wilson Berujung di Lapas Kayuagung

Ia mengaku bingung karena jalan tersebut sudah dicor dan selama bertahun-tahun menjadi akses utama warga tanpa ada masalah.

Pertanyaan besar pun mencuat: bila lahan itu memang milik pribadi, bagaimana mungkin pengecoran dan penggunaan jalan berlangsung bertahun-tahun tanpa keberatan?

Akibat pemagaran tersebut, warga kini harus memutar ke jalur lain. Namun, rute alternatif itu hanya cocok untuk sepeda motor dan pejalan kaki. Mobil? Tidak bisa masuk sama sekali.

“Jalan besar cuma itu. Sekarang sudah dipagar, mau tidak mau kami memutar,” keluh warga lainnya.

Masalah ini tak luput dari perhatian pemerintah kecamatan. Camat Banyuasin III, Santo, membenarkan pihaknya sudah menerima laporan.

“Saya masih menunggu laporan dari kades terkait hal itu, kelanjutannya bagaimana,” ujarnya singkat.

BACA JUGA: Fortuner Pecah Ban di Jalan Lingkar Banyuasin, Sopir Cold Diesel Tewas Tragis di Tempat!

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Banyuasin, Ir H Moh Rian, memastikan pihaknya akan turun langsung meninjau lokasi.

Page: 1 2

Lintang Pos

Share
Tags: akses warga Apriansyah PUPR Banyuasin Banyuasin camat Banyuasin III jalan dicor konflik lahan pagar batu bata penutupan jalan Tanjung Beringin

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Kasus
  • Sumsel

Dua Terduga Pelaku Curat di Lintang Kanan Diamankan Polisi

Sat Reskrim Polres Empat Lawang mengamankan dua terduga pelaku Curat setelah perhiasan emas warga Desa…

3 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Joncik: PGRI Empat Lawang Tak Terpengaruh Gejolak Sumsel

Joncik Muhammad menyatakan PGRI Empat Lawang tetap berpegang pada konsensus awal dan tidak terpengaruh dinamika…

17 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Joncik Kukuhkan Pengurus PGRI Empat Lawang

Joncik Muhammad melantik pengurus PGRI Empat Lawang 2025-2030. Ia menekankan soliditas organisasi, perjuangan guru dan…

22 jam ago
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Joncik Sebut PPPK Paruh Waktu Diupayakan Jadi Penuh Waktu

Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menyebut sekitar 2.460 PPPK paruh waktu diperjuangkan agar dapat beralih…

24 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Jelang Operasi Sikat I Musi 2026, Polres Empat Lawang Gelar Latpra Ops

Polres Empat Lawang menggelar Latpra Ops Sikat I Musi 2026. Operasi menyasar 3C dan premanisme…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

KDMP Mulai Diverval! Berikut Tiga Agenda Pemkab Empat Lawang Rabu 23 September 2026

Pemkab Empat Lawang menjadwalkan verifikasi KDKMP, pelantikan pengurus PGRI, dan exit meeting BPK pada Rabu,…

1 hari ago