Berbekal kerja sama dengan BPBD, TNI, Polri, dan pemerintah daerah, akses jalan kini sudah bisa dilalui secara terbatas.
“Kami terus melakukan pembersihan dan pengamanan jalur agar mobilitas warga tidak terhambat. Pemulihan infrastruktur akan dipercepat untuk memulihkan aktivitas masyarakat,” kata perwakilan BPJN Bengkulu.
Harapan Warga Terdampak
BACA JUGA: Oknum Guru BK SMPN 1 Lubuk Linggau Resmi Jadi Tersangka Pelecehan
Warga Desa Tanjung Harapan kini berupaya bangkit di tengah keterbatasan.
Mereka masih mengandalkan bantuan darurat, sembari menanti perbaikan rumah serta perkuatan tanggul sungai.
Bagi mereka, kehadiran pemerintah menjadi penopang harapan agar kehidupan kembali normal.
Bencana ini menjadi pengingat betapa rentannya wilayah sekitar Sungai Are terhadap curah hujan ekstrem.
Pemerintah pusat bersama daerah kini berpacu dengan waktu, tidak hanya untuk memulihkan kerusakan, tetapi juga membangun sistem mitigasi bencana yang lebih kuat. (*/red)





