Di tengah situasi yang mulai tak terkendali, pihak sekolah sigap menghubungi Polres Lubuklinggau dan bhabinkamtibmas.
Aparat datang cepat, memisahkan dua kelompok pelajar dan menghentikan aksi sebelum menjalar lebih luas.
“Memang ada yang terluka, tapi hanya luka ringan seperti kena batu di kepala,” katanya.
BACA JUGA: Kapolsek Turun Gunung! Siswa SMA Negeri 1 Lintang Kanan Ikuti Sosialisasi Anti-Kenakalan Remaja
Kini, pihak sekolah dari kedua belah pihak masih menelusuri lebih jauh sumber kesalahpahaman untuk memastikan insiden serupa tak terulang. (*/red)





