BGN Siap Angkat Puluhan Ribu ASN, Rekrutmen Dimulai 2026

oleh -400 Dilihat
oleh
BGN menyiapkan pengangkatan besar-besaran ASN lewat PPPK mulai Februari 2026, melibatkan puluhan ribu peserta dari berbagai jabatan strategis. (*/IST)

Dadan menjelaskan bahwa sebanyak 31.250 peserta merupakan kepala SPPG yang telah dididik melalui program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia.

Selain itu, BGN juga membuka seleksi untuk jabatan lain seperti tenaga akuntan dan tenaga gizi.

Untuk jalur umum akuntan, tercatat 375 peserta dinyatakan lolos. Jumlah yang sama juga berlaku untuk tenaga gizi.

Menuju Pengangkatan PPPK Februari 2026

Saat ini, seluruh peserta yang telah lulus seleksi masih menjalani proses administrasi lanjutan.

BACA JUGA: BGN Kunci SOP: Mobil Mitra SPPG Tak Boleh Masuk Pekarangan Sekolah!

Tahapan ini meliputi pengisian daftar riwayat hidup hingga pengusulan Nomor Induk PPPK.

“Mereka sekarang dalam tahap pengisian daftar riwayat hidup dan pengusulan Nomor Induk PPPK, sehingga diperkirakan mereka akan menjadi PPPK mulai tanggal 1 Februari 2026,” jelas Dadan.

Rekrutmen Tahap Ketiga dan Keempat Disiapkan

BGN memastikan rekrutmen tidak berhenti sampai di sini.

Koordinasi lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), telah dilakukan untuk membuka seleksi tahap ketiga dan keempat.

Rekrutmen lanjutan ini akan dibuka secara umum dengan jumlah formasi yang juga tergolong besar, yakni sekitar 32 ribu formasi di setiap tahap.

BACA JUGA: BGN Bantah Isu 5.000 Dapur Fiktif, Begini Mekanisme Pencairan Dana Program MBG

“Kita akan buka nanti secara umum dengan jumlah formasi masing-masing sekitar 32 ribuan,” tutup Dadan.

Tahap Awal Sudah Angkat Ribuan ASN

Sebelumnya, pada tahap pertama rekrutmen, BGN telah mengangkat sebanyak 2.080 pegawai yang kini resmi berstatus ASN dan mulai bertugas sejak 1 Juli 2025.

Dengan skala rekrutmen yang masif dan berkelanjutan, langkah BGN ini dinilai sebagai upaya serius memperkuat layanan pemenuhan gizi nasional melalui sumber daya manusia yang profesional dan merata di seluruh Indonesia. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search