Categories: Ekonomi Musi Banyuasin Sumsel

Blokade 11 Hari Berakhir, Sungai Lalan Dibuka Total!

Ringkasan Berita:

° Pemprov Sumsel resmi membuka kembali alur Sungai Lalan untuk angkutan batu bara setelah 11 hari diblokade.

° Pembukaan dilakukan usai asosiasi menyetor sisa dana Rp35 miliar untuk perbaikan Jembatan P.6 Lalan.

° Pengawasan ketat diterapkan agar proyek berjalan sesuai progres.


MUSI BANYUASIN, LINTANGPOS.com – Setelah 11 hari penuh ketegangan, akhirnya alur Sungai Lalan kembali bernapas.

Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan resmi membuka kembali jalur vital pengangkutan batu bara tersebut pada Senin (12/1/2026), menandai berakhirnya kebijakan blokade yang sempat mengguncang sektor logistik dan energi di wilayah itu.

Keputusan ini bukan tanpa syarat. Pemprov Sumsel baru membuka pintu pelayaran setelah perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Asosiasi Pengguna Alur Sungai Lalan (AP6L) melunasi sisa kewajiban pendanaan perbaikan Jembatan P.6 Lalan — proyek krusial yang sebelumnya sempat mangkrak dan menjadi sumber kekhawatiran masyarakat.

Rp35 Miliar Cair, Kontraktor Kembali Bekerja

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sumsel, Apriyadi, memastikan bahwa dana komitmen sebesar Rp35 miliar telah masuk ke rekening Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu.

Dana ini merupakan sisa dari total kontrak Rp68 miliar yang harus ditanggung asosiasi.

BACA JUGA: Jalur Batu Bara Resmi Disegel! Pemprov Sumsel Tutup Sungai Lalan Mulai 1 Januari 2026, Asosiasi Gagal Kumpulkan Dana Jembatan

“Dana Rp35 miliar sudah masuk. Kontraktor juga sudah mulai bekerja lagi sejak 2 Januari. Jadi, tidak ada lagi alasan untuk menutup Sungai Lalan,” tegas Apriyadi.

Dengan terpenuhinya komitmen tersebut, aktivitas tongkang batu bara yang menjadi tulang punggung distribusi energi Sumsel kini kembali berjalan normal.

Pengawasan Super Ketat, Dana Cair Bertahap

Meski jalur sudah dibuka, Pemprov Sumsel tak mau kecolongan.

Dana perbaikan tidak langsung diserahkan penuh kepada kontraktor.

Sistem pencairan dilakukan bertahap berdasarkan progres fisik proyek di lapangan yang diverifikasi ketat oleh tim pengawas.

BACA JUGA: Detik-Detik Sungai Lalan Ditutup! Tongkang Batu Bara Terancam Mandek Mulai 1 Januari 2026

Langkah ini diambil untuk mencegah terulangnya keterlambatan proyek yang sebelumnya memicu blokade dan keresahan warga.

Kilas Balik: Blokade sebagai Ultimatum

Penutupan Sungai Lalan sejak 1 Januari 2026 merupakan langkah tegas Pemprov Sumsel setelah AP6L gagal melunasi kewajiban hingga tenggat 31 Desember 2025.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: angkutan batu bara AP6L Batu Bara Sumsel berita sumsel blokade Sungai Lalan jembatan P.6 Lalan logistik Sumatra Selatan Pemprov Sumsel Sungai Lalan
Topik: Pertambangan

Recent Posts

  • Berita

Sekda Empat Lawang Lantik 27 Pejabat, ASN Diminta Siap Hadapi Persaingan Terbuka

Pemkab Empat Lawang melantik 27 pejabat. Sekda Fauzan Khoiri mengingatkan ASN meningkatkan kompetensi menghadapi persaingan…

1 jam ago
  • Berita

53 Pelajar Empat Lawang Ikuti Latihan Kepemimpinan Siswa Angkatan IX

Sebanyak 53 pelajar Empat Lawang mengikuti LKS Angkatan IX 2026 untuk membentuk karakter, disiplin, integritas,…

2 jam ago
  • Berita

Jumat Menyehatkan, Sekda Empat Lawang Ajak ASN Sehat Jasmani dan Rohani

Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin menggelar Jumat Menyehatkan melalui olahraga bersama, seni, dakwah, dan…

2 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Polsek Ulu Musi Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Padang Tepong

Polsek Ulu Musi menyalurkan bantuan sosial kepada korban kebakaran di Desa Padang Tepong, Empat Lawang,…

19 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

BNNK Empat Lawang Dorong Desa Batu Jungul Kembangkan Komoditas Unggulan

BNNK Empat Lawang menggelar rapat bersama stakeholder untuk memperkuat program GDAD dan mendorong pengembangan komoditas…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

10 Dusun Belum Teraliri Listrik PLN

Pemkab Empat Lawang mendata sekitar 10 dusun di tujuh kecamatan yang belum teraliri listrik PLN…

1 hari ago