“Saya yakin seluruh OPD di Kabupaten Empat Lawang sudah memiliki media sosial. Semua kegiatan OPD dapat disampaikan kepada masyarakat melalui platform tersebut,” ungkap Rodi.
Rodi juga menepis anggapan bahwa seluruh pemberitaan harus selalu berbayar.
Ia mengajak OPD untuk lebih terbuka dan tidak ragu berkomunikasi dengan wartawan.
“Tidak semua berita itu berbayar. Jika ada kegiatan, silakan sampaikan. Kalau memang tidak ada anggaran, jangan takut untuk mengatakan. Tetap akan dipublikasikan karena itu memang tugas kami sebagai wartawan,” tegasnya.
Menurut Rodi, wartawan merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat, sehingga kolaborasi yang baik akan menghasilkan komunikasi publik yang lebih sehat dan produktif.
“Jangan takut kepada wartawan, karena kami adalah mitra pemerintah, mitra bapak dan ibu sekalian,” pungkasnya.
Melalui ekspos ini, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang menegaskan komitmennya membangun daerah dengan prinsip transparansi, kolaborasi, dan keterbukaan informasi sebagai fondasi menuju Empat Lawang Madani yang semakin dikenal luas. (*/red)
Page: 1 2
Polres Empat Lawang mengamankan LA dan 21 klip diduga sabu seberat 5,55 gram di Kota…
Pemkab Empat Lawang menggelar Rakoret seluruh OPD membahas Manajemen Talenta, persiapan Mal Pelayanan Publik, MoU…
Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin menegaskan nilai Pancasila harus dibumikan dalam birokrasi dan kehidupan…
Polres Empat Lawang mengungkap kasus curas di Tanjung Beringin. Tiga anak berusia 16 tahun diamankan…
Pemkab dan DPRD Empat Lawang menyepakati Perubahan APBD 2026 dengan pendapatan Rp1,137 triliun dan belanja…
Banggar DPRD Empat Lawang memangkas belanja Rp67,29 miliar dalam APBD Perubahan 2026 setelah proyeksi dana…