Categories: Headline Sumsel

BPBD Sumsel Ingatkan ‘Musim Bahaya’ 11 Daerah Masuk Zona Merah Bencana 2025/2026!

Ringkasan Berita:

° BPBD Sumsel memperingatkan potensi meningkatnya bencana hidrometeorologi di 11 wilayah akibat prediksi curah hujan tinggi BMKG pada musim hujan 2025/2026.

° Daerah rawan diminta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi risiko banjir, longsor, dan angin kencang.


PALEMBANG, LINTANGPOS.com – BPBD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali mengangkat bendera peringatan.

Musim hujan 2025/2026 diprediksi bakal datang dengan intensitas lebih tinggi dari biasanya, dan 11 wilayah disebut masuk kategori rawan bencana hidrometeorologi.

Peringatan ini dirilis menyusul publikasi peta musim hujan terbaru dari BMKG yang menunjukkan curah hujan berpotensi meningkat signifikan hingga awal tahun depan.

Sudirman, Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, menjelaskan bahwa hampir seluruh kabupaten/kota di Sumsel memiliki peluang terdampak.

Namun ada 11 daerah yang secara konsisten menjadi langganan ancaman banjir, longsor, hingga angin kencang.

“Daerah-daerah berikut dikategorikan rawan. Setiap tahun pola ancamannya berulang, tapi kewaspadaan tetap harus ditingkatkan,” ujarnya.

BACA JUGA: Sekda Sumsel Hadiri Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di Mapolda Sumsel

Wilayah rawan itu meliputi OKU, OKU Selatan, Empat Lawang, Muara Enim, Lahat, Ogan Ilir, OKI, Muratara, Muba, Prabumulih, dan Banyuasin.

Berdasarkan pemetaan BPBD, kombinasi curah hujan tinggi, kondisi geografi yang labil, serta keberadaan sungai besar yang mudah meluap membuat daerah-daerah tersebut lebih rentan.

BMKG Stasiun Klimatologi Sumsel, melalui Kepala Stasiunnya Wandayantolis, menyampaikan bahwa puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada rentang Oktober 2025 hingga Maret 2026.

Analisis probabilistik menunjukkan sebagian besar wilayah Sumsel berpeluang lebih dari 70% mengalami curah hujan menengah hingga tinggi.

Yang menarik, Wandayantolis menegaskan bahwa risiko tidak hanya mengintai daerah perbukitan.

Kota Palembang, dengan kepadatan penduduk dan tata drainase yang terbatas, berpotensi mengalami genangan luas jika hujan berlangsung sepanjang hari.

BACA JUGA: Tim SAR Brimob Sumsel Tetap Siaga Hadapi Ancaman Bencana di Hari Libur

“Daerah perkotaan bisa tergenang cepat. Drainasenya terbatas. Karena itu kami mengimbau masyarakat tetap waspada,” ujarnya.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: angin kencang banjir Sumsel Bencana Hidrometeorologi BMKG BPBD Sumsel curah hujan tinggi Longsor musim hujan peringatan dini wilayah rawan

Recent Posts

  • Headline
  • OKI
  • Sumsel

ASN OKI Tewas Ditikam Istri, Motif Masih Didalami

ASN berinisial A tewas setelah diduga diserang istrinya di Kayuagung, OKI. Polisi mengamankan DLA dan…

26 menit ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Politik
  • Sumsel

DPRD Empat Lawang Soroti Efisiensi dan Prioritas Anggaran

Fraksi DPRD Empat Lawang menyetujui Raperda Perubahan APBD 2026, namun menyoroti efisiensi, pelayanan dasar, prioritas…

5 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pemerintahan
  • Sumsel

Perubahan APBD Empat Lawang 2026 Defisit Rp267 Miliar

Bupati Joncik Muhammad menyampaikan Raperda Perubahan APBD 2026 dengan pendapatan Rp1,058 triliun, belanja Rp1,325 triliun…

9 jam ago
  • Empat Lawang
  • Politik
  • Sumsel

Ada Pembahasan Perubahan APBD 2026, Simak Agenda Pemkab Empat Lawang Berikut!

DPRD Empat Lawang dijadwalkan membahas Raperda Perubahan APBD 2026 melalui penyampaian eksekutif dan pandangan umum…

1 hari ago
  • Berita
  • Nasional

Sumsel Jadi Ikon Kriya Nusa 2026, 17 Daerah Bawa Kriya Unggulan

Sumsel menjadi ikon Kriya Nusa 2026 dengan membawa perajin dari 17 kabupaten dan kota serta…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Timsus Polres Empat Lawang Gagalkan Dugaan Begal di Muara Pinang

Timsus Polres Empat Lawang menggagalkan dugaan penghadangan mobil pembawa pepaya di jalur Pendopo–Pagaralam, Muara Pinang.

2 hari ago