“Bisakah kita mengatur keuangan yang berkurang dengan beban yang besar? Bisa, asal kita tidak berpikir hanya soal uang. Saya akan membantu agar para kepala desa terhindar dari masalah,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya sikap adil, jujur, dan tegas dalam menjalankan amanah. Bahkan, ia tak segan menindak siapa pun yang terbukti malas bekerja atau tidak serius menjalankan tugas.
“Coret semua yang tidak mau bekerja, berhentikan. Tidak peduli dia siapa, akan saya perlakukan sama,” tegasnya lagi.
BACA JUGA: Pemuda di Palembang Dibacok Ayah Saat Lindungi Ibu, Polisi Turun Tangan
Tak Ada Ruang untuk KKN di Empat Lawang
Di hadapan para kades, Bupati Joncik menegaskan sikap tegasnya terhadap praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Ia menekankan, siapa pun yang terbukti melanggar hukum akan diproses tanpa pandang bulu.
“Laporkan, jangan takut. Saya akan bertanggung jawab penuh. Tidak peduli siapa, kalau salah akan kita tindak,” ungkapnya.
Menuju Empat Lawang Madani
Melalui momentum penandatanganan pakta integritas ini, Bupati Joncik mengajak seluruh kepala desa, perangkat desa, dan masyarakat untuk bersatu mewujudkan Empat Lawang yang lebih aman, nyaman, dan sejahtera.
BACA JUGA: Polisi Gerebek Pengedar Narkoba di Lubuk Linggau, Sita Sabu dan Ganja
“Dengan kebersamaan dan kolaborasi, mari kita wujudkan visi-misi Empat Lawang Madani,” pungkasnya.
Suasana pendopoan saat itu bukan hanya sekadar formalitas, melainkan menjadi titik balik tekad bersama membangun kepercayaan publik.
Ratusan kepala desa yang hadir seakan mengukuhkan komitmen mereka untuk meninggalkan praktik lama dan menatap masa depan dengan penuh integritas. (*/red)






