Cemburu Membara! Buruh di OKU Aniaya Pacarnya di Bengkel, Berakhir di Penjara

oleh -95 Dilihat
Kasus penganiayaan di OKU: YS aniaya pacarnya karena cemburu, menyebabkan luka lebam. Polisi menetapkannya sebagai tersangka dan kini ditahan. Foto: dok/IST

Ringkasan Berita:

° YS (28) menganiaya pacarnya, WS (22), di bengkel tempat korban bekerja akibat cemburu.

° Korban luka lebam dan melapor ke polisi.

° Berdasarkan dua alat bukti, YS ditetapkan tersangka dan ditahan Polres OKU. Ia terancam pasal 351 KUHP.


OKU, LINTANGPOS.com – Di sebuah bengkel kecil di kawasan Jalan Dr Mohammad Hatta, Baturaja, suasana yang biasanya dipenuhi denting peralatan justru berubah mencekam pada Rabu malam, 13 November 2025.

Seorang buruh muda berinisial YS (28) datang dengan hati panas dan pikiran yang sudah dikuasai cemburu.

Di tempat itulah pacarnya, WS (22), bekerja dan menghabiskan sebagian besar waktunya.

Menurut Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo SIK MAP, yang dikonfirmasi pada Minggu (7/12/2025), YS langsung memicu pertengkaran begitu tiba di lokasi.

Ia menduga WS menjalin hubungan dengan pria lain.

Pertengkaran mulut itu tak berhenti di kata-kata.

BACA JUGA: Ayah di Palembang Alami Kekerasan dari Anak Kandung, Jari Nyaris Putus Gegara Tak Beri Uang

Dalam sekejap, emosi YS meledak. Ia memukul wajah WS dan mencengkeram bahu kirinya hingga meninggalkan luka lebam yang mengganggu aktivitas korban.

Tak terima diperlakukan demikian, WS segera melapor ke polisi.

Laporan itu ditindaklanjuti cepat oleh Kasat Reskrim Polres OKU, Iptu Irawan Adi Candra SH, yang memerintahkan Unit Pidum melakukan penyelidikan.

Identitas YS berhasil dikantongi, dan ia dipanggil untuk dimintai keterangan.

Setelah gelar perkara dilakukan, polisi menyatakan dua alat bukti telah cukup untuk menjerat YS sebagai tersangka.

Ia kini mendekam di sel tahanan sementara Polres OKU. Perbuatannya membuatnya terancam pasal 351 KUHPidana tentang penganiayaan—sebuah konsekuensi pahit dari amarah yang tak terkendali.

BACA JUGA: Mahasiswa Unsri Didorong Berani Suarakan Isu Kekerasan Perempuan dan Anak

Kasus ini kembali membuka mata publik bahwa kecemburuan yang tidak dikelola dapat berubah menjadi kekerasan yang meninggalkan luka, bukan hanya di tubuh, tetapi juga di hubungan yang pernah dibangun bersama. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.