Empat Lawang menghadirkan layanan pangan digital berbasis barcode untuk mempercepat pelayanan, membuka ruang kritik, dan memperkuat komitmen menuju era digital. (*/dok/IST)
° Dinas Ketahanan Pangan Empat Lawang meluncurkan layanan digital berbasis barcode untuk memudahkan masyarakat mengakses formulir, informasi, dan pengaduan.
° Inovasi ini diharapkan meningkatkan kecepatan, transparansi, serta kedekatan layanan di era kepemimpinan digital.
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Di tengah dorongan besar menuju era kepemimpinan digital, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Empat Lawang mengambil langkah berani: menghadirkan layanan digital berbasis barcode yang bisa diakses kapan saja, di mana saja.
Hanya dengan mengarahkan ponsel pintar ke barcode yang tersedia, masyarakat dapat membuka formulir layanan, membaca beragam informasi, hingga menyampaikan pengaduan secara instan.
Langkah ini bukan sekadar memindahkan layanan ke format digital, tetapi juga membuka jalan baru bagi pemerintah daerah untuk mendekatkan diri dengan masyarakat yang berkaitan dengan urusan pangan.
Kecepatan, kemudahan, dan transparansi menjadi tiga pilar utama yang coba dihadirkan.
“Komitmen kami memberikan layanan lebih cepat, transparan, dan responsif bagi masyarakat,” tegas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Empat Lawang, Noperman Subhi, saat memperkenalkan inovasi tersebut.
Ia juga menegaskan bahwa program ini masih terus disempurnakan.
BACA JUGA: BPNT Tahap IV Resmi Cair! Warga Bersiap, Bantuan Pangan Mulai Mengalir November 2025
“Masih baru, tentu ada hal yang mungkin perlu ditambah atau diperbaiki. Kami sangat menantikan kritik dan masukan yang membangun,” harapnya.
Keberadaan layanan berbasis barcode ini diharapkan menjadi jembatan yang mempertemukan aspirasi masyarakat dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Dengan masukan yang terbuka, dinas dapat menyesuaikan program agar lebih tepat sasaran dan lebih cepat dirasakan manfaatnya.
Mengusung slogan “Pangan Kuat, Indonesia Berdaulat,” program ini menjadi gambaran nyata bagaimana kombinasi pengetahuan lintas generasi mulai menjadi tulang punggung pelayanan publik modern.
Para pegawai muda yang melek digital menjadi motor penggerak, sementara pejabat dan staf senior ditantang untuk ikut menyesuaikan diri.
Page: 1 2
Bupati Joncik Muhammad meminta Kejari Empat Lawang mengkaji persoalan HGU perkebunan dan membantu optimalisasi BPHTB…
Pemerintah Kabupaten Empat Lawang bersama Kejaksaan Negeri Empat Lawang menandatangani PKS bidang Perdata dan Tata…
Kajari Empat Lawang Yuli Andri menegaskan kesiapan Jaksa Pengacara Negara mendampingi OPD dan memulihkan hak-hak…
Polres Empat Lawang dan BNN menggerebek lokasi dugaan peredaran narkoba di Desa Batu Lintang. Empat…
Kajati Sumsel Nurcahyo J. M. mengunjungi Kejari Empat Lawang untuk memantau kinerja, memperkuat koordinasi, dan…
Kasus ISPA menjadi perhatian saat kemarau panjang. Dinas Kesehatan menyiagakan pelayanan di 10 puskesmas dan…