Derby Sumsel United vs Sriwijaya FC di Stadion GSJ Palembang, Minggu (2/11/2025), dipastikan tanpa penonton demi menjaga keamanan dan kondusivitas kota. (*/Isl)
Ringkasan Berita:
° Laga Derby Sumatera Selatan antara Sumsel United melawan Sriwijaya FC dipastikan berlangsung tanpa penonton.° Pertandingan ini akan digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Minggu (2/11/2025) pukul 15.30 WIB.
° Meski digelar tanpa penonton, laga derby panas antar dua klub asal Sumatera Selatan ini tetap diprediksi berjalan sengit.
Palembang, LintangPos.com — Laga Derby Sumatera Selatan antara Sumsel United melawan Sriwijaya FC dipastikan berlangsung tanpa penonton.
Keputusan ini diambil usai rapat koordinasi pengamanan (Rakor PAM) antara panitia pelaksana pertandingan dengan aparat kepolisian pada Kamis (30/10/2025).
Pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Minggu (2/11/2025) pukul 15.30 WIB itu, menjadikan Sumsel United sebagai tuan rumah.
“Berdasarkan hasil Rakor PAM pertandingan antara Sumsel United melawan Sriwijaya FC, Minggu nanti telah disetujui dan disepakati dilaksanakan tanpa penonton,” ungkap Kabag Ops Polrestabes Palembang Kompol M Jedi P, usai rapat koordinasi.
Kompol Jedi menegaskan bahwa keputusan ini diambil demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Palembang.
Ia juga mengimbau agar seluruh pihak, terutama manajemen kedua klub, turut menyampaikan hasil kesepakatan tersebut kepada para pendukung masing-masing.
BACA JUGA: Duel Panas di Pekanbaru! Sumsel United Siap Tantang PSPS demi Rebut Poin Tandang
“Jadi kami mengimbau kepada seluruh pihak, terutama manajemen klub Sumsel United dan Sriwijaya FC, dimohon untuk menyampaikan kepada suporter masing-masing, guna terselenggaranya pertandingan dengan sebaik-baiknya. Sehingga tercipta kamtibmas di Kota Palembang yang kondusif,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Ketua LOC (Local Organizing Committee), Raden, membenarkan keputusan tersebut.
Ia menambahkan, panitia pelaksana telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan operator kompetisi I-League sebelum keputusan final diambil.
“Selaku panpel pertandingan, kita mengikuti semua arahan dan petunjuk yang telah disampaikan saat rakor PAM tadi dan meminta seluruh pihak untuk dapat mematuhi kesepakatan tersebut,” jelas Raden.
Page: 1 2
Kejari Empat Lawang menangkap DPO kasus dugaan korupsi proyek jalan, setelah dua tahun buron. Kerugian…
Kejari Empat Lawang menangkap DPO kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Fajar Bakti-Lawang Agung di…
Karhutla Sumsel mencapai estimasi 404,22 hektare hingga 14 September 2026. Sebanyak 319,97 hektare dipadamkan, 84,25…
Polsek Pendopo mengamankan pria berinisial DL alias B dalam kasus dugaan penggelapan motor. Tersangka mengaku…
Polsek Tebing Tinggi bersama tim gabungan bergerak cepat memadamkan Karhutla di Tanjung Kupang untuk mencegah…
Pemkab Empat Lawang menyiapkan perpanjangan PPPK Paruh Waktu. OPD diminta menyerahkan dokumen ke BKPSDM paling…