Detik-Detik Ibu di OKI Tewas Saat Menyalip: Sang Anak Luka, Jalan Lintas Timur Geger Pagi Itu

oleh -121 Dilihat
Kecelakaan maut di OKI merenggut nyawa seorang ibu saat menyalip di Jalan Lintas Timur. Anaknya luka-luka dan masih dirawat di RSUD Kayuagung, Rabu (10/12/2025). Foto: istimewa

Ringkasan Berita:

° Seorang ibu di OKI, Ida Royani, tewas setelah motornya bertabrakan dengan pickup box di Jalan Lintas Timur.

° Putranya luka dan dirawat di RSUD Kayuagung.

° Polisi menyebut kecelakaan terjadi saat korban mencoba menyalip kendaraan yang berhenti.

° Korban dimakamkan sore hari.


OKI, LINTANGPOS.com – Pagi di Jalan Lintas Timur, Desa Srinanti, Kecamatan Pedamaran, biasanya hanya dihiasi deru kendaraan yang melintas menuju Kayuagung atau Simpang Talang Pangeran.

Tapi Rabu (10/12/2025) sekitar pukul 07.30 WIB, ketenangan itu berubah menjadi kepanikan ketika sebuah tabrakan keras memecah suasana.

Ida Royani (40), seorang ibu asal Desa Buluh Cawang, sedang berkendara bersama putranya yang masih berusia 10 tahun.

Mereka melaju menggunakan Yamaha Mio BG 5956 KAF, arah Kayuagung menuju Talang Pangeran.

Tidak ada yang menyangka perjalanan pagi itu menjadi yang terakhir bagi Ida.

Menurut Kanit Laka Polres OKI, Ipda Hendri Farizal, kecelakaan bermula saat Ida mencoba mendahului kendaraan di depannya yang sedang berhenti.

BACA JUGA: Pengendara Motor Hilang Diduga Terpental ke Sungai Lematang saat Kecelakaan di Jembatan Kebur 

Pada saat yang sama, sebuah mobil Daihatsu Pickup Box BG 8053 IP datang dari arah berlawanan.

Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tak mungkin lagi dihindari.

“Benar, terjadi kecelakaan antara sepeda motor yang dikendarai Ida Royani berboncengan dengan anaknya dan mobil Daihatsu Pickup Box,” jelas Ipda Hendri.

Benturan keras membuat Ida mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi.

Sang anak terpental namun selamat, meski harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Kayuagung.

Kedua kendaraan rusak parah dan segera dievakuasi oleh petugas.

BACA JUGA: Kantong Kresek Bergerak di Belakang Ruko, Pekerja Angkut Pasir Temukan Bayi Perempuan Hidup!

Di Desa Srinanti, kabar duka cepat menyebar.

Haryandi, kerabat korban, membenarkan bahwa Ida tinggal bersama keluarganya di Buluh Cawang, sementara suaminya bekerja dan tinggal di Srinanti.

“Korban rencananya akan dimakamkan sore ini sekitar pukul 15.00 WIB. Anaknya masih dalam perawatan,” tuturnya lirih.

Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat keras tentang pentingnya kewaspadaan di jalur yang dikenal padat dan memerlukan perhatian ekstra. Bagi keluarga Ida, pagi itu mengubah hidup mereka selamanya. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.