Detik Mencekam di Basuki Rahmat, Pelajar 17 Tahun Harus Kehilangan Kaki Usai Diseruduk Xpander

oleh -163 Dilihat
Kecelakaan Xpander akibat pengemudi mengantuk di Palembang membuat satu pelajar harus amputasi. Dua korban dirawat intensif, polisi amankan pengemudi. (*/IST)

Ringkasan Berita:

° Sebuah Xpander menabrak dua pelajar di Jalan Basuki Rahmat, Palembang, akibat pengemudi diduga micro sleep.

° Satu korban, Novita (17), mengalami luka berat hingga harus amputasi kaki kiri.

° Pengemudi diamankan, kedua korban dirawat di RSMH.


PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Pagi Minggu (7/12/2025) di Jalan Basuki Rahmat, Palembang, mendadak berubah tegang.

Sekitar pukul 06.30 WIB, sebuah Mitsubishi Xpander bernomor BG-1876-BS melaju dari arah Simpang Amaris menuju Simpang Polda.

Pengemudinya, Adityas Juliansyah (28), diduga terserang micro sleep tepat saat melewati depan Rumah Makan Sederhana, Kecamatan Kemuning.

Di detik krusial itu, mobil oleng ke kiri dan langsung menghantam seorang pelajar, Novita (17), yang tengah duduk di trotoar.

Belum berhenti di situ, Xpander tersebut terus melaju dan menabrak Jesilia (16), pengendara Honda Scoopy BG-5967-UJ yang sedang duduk di atas motornya di pinggir jalan.

Korban Luka Berat, Harus Amputasi

BACA JUGA: Pengendara Motor Hilang Diduga Terpental ke Sungai Lematang saat Kecelakaan di Jembatan Kebur 

Benturan keras membuat Novita mengalami cedera serius.

Kaki kiri remaja itu tak bisa diselamatkan hingga dokter memutuskan amputasi, sementara kaki kanannya patah.

Jesilia juga mengalami luka, meski tergolong lebih ringan.

“Kedua korban sudah dirawat di RS Bhayangkara dan dirujuk ke RSMH Palembang,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, Iptu Hermanto.

Pengemudi Diamankan, Polisi Kumpulkan Bukti

Polisi menegaskan kecelakaan terjadi akibat pengemudi mengantuk dan kehilangan konsentrasi.

BACA JUGA: Mahasiswa Palembang Turun ke Jalan! Aksi Kilat Mapala UIN Kumpulkan Donasi Hampir Rp4 Juta dalam Sehari

Adityas langsung diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut, sementara mobil Xpander dan motor Scoopy kini menjadi barang bukti.

Sementara itu, pihak keluarga korban terus menunggu perkembangan medis, berharap proses pemulihan berjalan lancar.

Warga sekitar masih membicarakan peristiwa tragis ini—sebuah pengingat betapa bahaya micro sleep di balik kemudi bisa mengubah hidup dalam hitungan detik. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.