Ia menjelaskan, setiap pengendara yang hendak mengisi Bio Solar wajib menunjukkan barcode yang sesuai dengan nomor polisi kendaraan.
BACA JUGA: Antrean BBM Masih Panjang! Sekda Sumsel Panggil Pertamina, Bahas Kuota dan Solusi Kemacetan SPBU
Operator SPBU akan langsung melayani selama persyaratan lengkap dan stok BBM tersedia.
“Saya pertegas, kita hanya melayani pembelian dengan barcode sesuai nopol dan foto kendaraannya. Tanpa itu tidak kita layani,” tegasnya.
Pria yang akrab disapa Ipul ini menambahkan, pihak SPBU selalu memberikan disclaimer kepada para pengendara bahwa mereka akan dilayani sepanjang memenuhi syarat pembelian Bio Solar yang telah ditentukan.
Sejumlah pengendara yang ditemui juga membenarkan mekanisme tersebut.
Dandi, sopir truk dari Palembang, mengaku sudah beberapa kali mengisi Bio Solar di SPBU Talang Gunung dan tidak pernah mengalami kendala.
“Pelayanannya bagus. Tapi memang wajib ada barcode dan bayar pakai MyPertamina,” ujarnya.
BACA JUGA: Aturan Baru Solar di Palembang: 18 SPBU Diacak Ulang, Siang Dilarang, Malam Jadi Andalan!
Hal senada disampaikan Erwin, pengemudi mobil Fuso asal Baturaja (OKU).
Ia menyebut mekanisme pembelian BBM di SPBU itu berjalan sesuai aturan dan data aplikasi.
“Sejauh ini saya ngisi solar di sini, nggak ada halangan. Dilayani sesuai aturan,” katanya singkat.
Dengan klarifikasi ini, pihak SPBU berharap tidak ada lagi kesalahpahaman terkait pelayanan Bio Solar di SPBU Talang Gunung, sekaligus menegaskan komitmen mereka untuk mengikuti regulasi resmi dalam distribusi BBM bersubsidi. (*/red)






