Ibu rumah tangga di Kertapati ditangkap warga usai mencopet dompet berisi uang dan emas di Pasar Sunan. Kerugian korban capai Rp15,6 juta. Foto: dok/ist
° Seorang ibu rumah tangga bernama Nurma (54) tertangkap warga usai mencopet dompet berisi uang dan perhiasan di Pasar Sunan, Palembang.
° Aksinya terbongkar saat korban berbelanja cabai.
° Kerugian korban mencapai Rp15,6 juta dan pelaku kini diproses hukum.
PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Pagi itu Pasar Sunan, Kecamatan Kertapati, Palembang, seperti biasa ramai oleh hiruk pikuk warga yang berburu kebutuhan dapur.
Namun suasana mendadak berubah ketika Nurma (54), seorang ibu rumah tangga, kepergok mencopet dompet milik Amliah (58) yang sedang membeli cabai.
Peristiwa terjadi pada Minggu pagi, 21 Desember 2025. Amliah, warga Kelurahan Kemang Agung, tak menyadari dompetnya telah berpindah tangan hingga beberapa warga mencurigai gerak-gerik Nurma.
Pelaku yang berasal dari Jalan Ki Marogan Lorong Ngabehi, Kelurahan Kemas Rindo itu akhirnya diamankan warga sebelum diserahkan ke Polsek Kertapati.
Dengan wajah tertunduk dan ekspresi penuh penyesalan, Nurma hanya bisa terdiam saat digiring ke kantor polisi.
Dompet yang dicopetnya berisi uang tunai Rp2,6 juta dan satu suku cincin emas 24 karat. Total kerugian korban ditaksir mencapai Rp15,6 juta.
BACA JUGA: vivo X300 Resmi Meluncur! Desain Premium, Kamera 200MP, Harga ‘Ngebut’ — Layak Dibeli?
Kapolsek Kertapati Palembang, AKP Angga Kurniawan, membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, kami menerima serahan dari warga seorang pelaku pencurian yang melakukan aksi copet di Pasar Sunan. Pelaku seorang ibu-ibu. Kejadiannya Minggu kemarin,” ujar Angga, Rabu (24/12/2025) pagi.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu tas selempang cokelat, tas kecil bermotif Hello Kitty berisi uang tunai Rp2,6 juta, serta satu cincin emas 24 karat seberat satu suku.
Saat ini, Nurma masih menjalani pemeriksaan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP,” tegas Angga.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa kejahatan bisa terjadi di tengah aktivitas sehari-hari yang tampak biasa.
BACA JUGA: Motor Raib Saat ke Pasar, Jejak CCTV Antar Polisi Ringkus Maling Lintas Daerah
Warga pun diimbau lebih waspada, terutama di pusat-pusat keramaian seperti pasar tradisional. (*/red)
Polres Empat Lawang menetapkan seorang oknum kepala desa di Kecamatan Lintang Kanan sebagai tersangka kasus…
Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi mengungkap kasus dugaan karhutla di Desa Seguli Kecil…
Ketua DPRD Empat Lawang Darli berharap jumlah barang bukti ganja dan sabu-sabu terus menurun serta…
Polsek Tebing Tinggi mengamankan seorang pria terkait dugaan pencurian 20 janjang sawit senilai Rp1,2 juta…
Kejaksaan Negeri Empat Lawang memusnahkan barang bukti perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum…
Bupati Joncik Muhammad meminta Kejari Empat Lawang mengkaji persoalan HGU perkebunan dan membantu optimalisasi BPHTB…