Categories: Berita Empat Lawang Headline Nasional OKU Timur Parlemen Politik Sumsel

DPR Soroti Perusahaan Sawit 18 Tahun Tanpa HGU di Empat Lawang dan OKU Timur

Kunjungan kerja ini juga merupakan tindak lanjut atas laporan resmi yang diterima BAM DPR RI pada 21 Januari 2026 dari Koalisi Empat Lawang dan Koalisi Reforma Agraria.

Laporan tersebut memuat berbagai aduan masyarakat terkait konflik agraria yang belum terselesaikan selama bertahun-tahun.

“Kami mengundang semua pihak, mulai dari perusahaan, masyarakat, pemerintah daerah, hingga Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, agar solusi yang dihasilkan benar-benar adil dan komprehensif,” jelas Yudha.

Sumsel Dinilai Bisa Jadi Role Model Nasional

Lebih jauh, Yudha menilai konflik agraria antara masyarakat dan perusahaan perkebunan bukan hanya terjadi di Empat Lawang dan OKU Timur.

BACA JUGA: Konflik Agraria Sumsel Memanas, DPR RI Turun Tangan Cari Solusi Empat Lawang dan OKU Timur 

Persoalan serupa hampir merata di berbagai daerah di Indonesia, terutama wilayah dengan dominasi perkebunan skala besar.

Namun demikian, Sumatera Selatan dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi role model penyelesaian konflik agraria di tingkat nasional.

Dengan komitmen pemerintah daerah, keterlibatan DPR RI, serta partisipasi aktif masyarakat, konflik lahan dinilai dapat diselesaikan melalui skema yang adil dan berkelanjutan.

Harapan tersebut sejalan dengan langkah DPR RI yang telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Penyelesaian Konflik Agraria, di mana Yudha juga tergabung sebagai anggota.

“Hasil kerja BAM nanti akan kami paralelkan dengan Pansus. Jika nanti lahir kebijakan atau regulasi, itu bisa menjadi model penyelesaian konflik agraria di daerah lain,” ujarnya.

Yudha juga berpesan agar masyarakat Sumsel lebih cerdas dan tidak mudah tergiur janji-janji perusahaan, termasuk iming-iming uang sesaat.

BACA JUGA: Sidang Korupsi HGU Tol Tempino-Jambi Mendadak Ditunda, Kondisi H Halim Drop hingga Harus Dirawat Intensif

Berdasarkan berbagai kasus, masyarakat justru sering kali tidak mendapatkan manfaat jangka panjang dan bahkan dipersulit dalam memperjuangkan haknya.

Bupati OKU Timur: Konflik Sudah Terjadi Bertahun-tahun

Page: 1 2 3

Redaksi

Share
Tags: BAM DPR RI DPR RI Empat Lawang HGU perkebunan sawit konflik agraria Sumatera Selatan masyarakat petani OKU Timur perusahaan perkebunan Reforma Agraria sengketa lahan

Recent Posts

  • Artikel
  • Nasional

“Surat untuk Masa Mudaku”, Pengingat untuk Tidak Mudah Menghakimi dan Berdamai dengan Masa Lalu

Film drama emosional tentang trauma, kehilangan, dan perjalanan berdamai dengan masa lalu, sekaligus pengingat bahwa…

23 jam ago
  • Artikel
  • Nasional

Film Na Willa Jadi Pengingat untuk Lebih Memahami Dunia Anak

Na Willa menghadirkan kisah masa kecil yang hangat sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih…

23 jam ago
  • Berita
  • Musi Rawas
  • Sumsel

Kades di Musi Rawas Ditangkap Usai Kabur ke Sumut

Oknum Kades di Musi Rawas ditangkap di Deli Serdang setelah kabur terkait dugaan pemerasan dan…

1 hari ago
  • Bengkulu
  • Berita
  • Headline
  • Kepahiang

Lansia Ditemukan Meninggal di Siring Desa Pagar Gunung

Lansia berinisial AS ditemukan meninggal di siring Desa Pagar Gunung, Kepahiang. Polisi masih menyelidiki penyebab…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Gagal Panen Melanda Sawah Gunung Meraksa Baru, Empat Lawang

Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…

1 hari ago
  • Artikel
  • Nasional
  • Pendidikan

Dari Grup hingga Status WhatsApp, Remaja Pesisir Barat Manfaatkan Media Digital untuk Sebarkan Pesan Dakwah

Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…

2 hari ago