Drama Mangga Jatuh Berujung Pengeroyokan! Pasutri di Palembang Saling Lapor ke Polisi

oleh -73 Dilihat
oleh
Keributan soal buah mangga di Palembang berujung saling lapor. Srihati mengaku dianiaya dan meminta keadilan. Polisi mulai menyelidiki kasus ini, Jum'at (12/12/2025). Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

° Kasus pengeroyokan gara-gara mangga jatuh di Palembang makin memanas.

° Seorang warga bernama Srihati melapor balik tetangganya setelah mengaku dianiaya.

° Polisi memastikan laporan diterima dan sedang ditindaklanjuti.


PALEMBANG, LINTANGPOS.com — Tidak ada yang menyangka, sebuah buah mangga yang jatuh dari pohon bisa memantik kisruh antarwarga hingga berujung saling lapor ke polisi.

Itulah yang terjadi di kawasan Jalan Talang Petai, Kecamatan Plaju, Palembang, Jumat (12/12/2025).

Srihati (33), seorang ibu rumah tangga di lingkungan itu, mendatangi SPKT Polrestabes Palembang untuk melaporkan balik tetangganya, pasangan suami istri yang menuduhnya melakukan pengeroyokan.

Ia bersikeras bahwa justru dirinya yang menjadi korban penganiayaan.

Kepada petugas, Srihati menuturkan peristiwa itu bermula Rabu (10/12/2025) sekitar pukul 09.00 WIB, ketika suaminya berjalan kaki menuju tempat kerja dan melintas di depan rumah terlapor.

Tanpa alasan jelas, kata Srihati, tetangganya bernama Dahlia tiba-tiba meludahi dan memukul sang suami.

BACA JUGA: Kasus Kades Terjerat Korupsi Makin Banyak! Pajak Desa Tak Disetor Jadi Lahan Basah Baru

“Suami saya hendak pergi kerja. Tiba-tiba diludahi dan dipukul,” ujar Srihati, Jumat.

Karena terlapor adalah seorang perempuan, suaminya tak membalas dan memilih memanggil Srihati.

Situasi pun memanas. Cekcok tak terhindarkan dan berujung perkelahian di depan rumah.

Dalam laporannya, Srihati mengaku mengalami sejumlah luka, mulai dari gigitan di kedua jempol hingga lebam di lutut kiri dan kanan.

“Saya tidak terima dilaporkan seperti itu. Kejadiannya tidak sesuai dengan yang mereka tuduhkan. Saya berharap keadilan,” tegasnya.

Polisi pun membenarkan adanya laporan tersebut.

BACA JUGA: Tiga Tahun Kabur! Sopir Sawit Akhirnya Diciduk di Rumahnya Saat Malam Hari, Apa Kasusnya?

Panit SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Kosasih, melalui Pamapta Ipda Hendra Yuswoyo memastikan bahwa laporan penganiayaan dari Srihati telah diterima.

“Laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh Satreskrim unit Pidum untuk penyelidikan,” ujarnya.

Kasus sepele yang bermula dari buah mangga jatuh ini kini berkembang menjadi konflik berkepanjangan.

Warga sekitar berharap persoalan dapat diselesaikan secara damai, sebelum menyisakan luka lebih dalam bagi kedua pihak. (*/red)