Categories: Bengkulu Berita Kasus Kepahiang

Dugaan Korupsi Disparpora Kepahiang Rp6,2 M Kian Menguat, BPKP Temukan Sejumlah Indikasi

KEPAHIANG, LINTANGPOS.com – Penanganan kasus dugaan korupsi di Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kepahiang Tahun Anggaran 2023 dengan nilai Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) sebesar Rp6,2 miliar terus bergulir.

Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Ditreskrimsus Polda Bengkulu kini menunggu hasil audit investigasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bengkulu untuk menghitung besaran kerugian negara.

Kasubdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Bengkulu, Kompol Mirza Gunawan, mengatakan audit investigasi telah dilaksanakan dengan pendampingan dari tim penyidik sebagai tindak lanjut permintaan penghitungan kerugian negara.

“Tindak lanjut dari permintaan audit investigasi untuk menentukan kerugian negara terhadap kegiatan sudah dilaksanakan oleh dinas terkait. Personel ikut mendampingi kegiatan tersebut,” ujar Kompol Mirza Gunawan melalui pesan singkat, Senin (27/7/2026).

BACA JUGA: Eks Wabup Bongkar Fakta Mengejutkan di Sidang Korupsi Dispora OKU Selatan: Kegiatannya Justru Sukses!

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan penggeledahan, penyidik menemukan sejumlah dugaan penyimpangan pada sedikitnya lima kegiatan yang diduga mengandung unsur tindak pidana korupsi.

Salah satu temuan yakni dugaan perjalanan dinas fiktif. Dalam laporan pertanggungjawaban, nama sejumlah aparatur sipil negara (ASN) maupun Tenaga Harian Lepas (THL) dicantumkan sebagai peserta perjalanan dinas.

Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan, mereka diketahui tidak pernah melaksanakan perjalanan tersebut.

Penyidik juga menemukan dugaan manipulasi nota belanja pada sejumlah kegiatan, mulai dari belanja makan dan minum, alat tulis kantor (ATK), bahan cetak hingga pembelian alat listrik.

BACA JUGA: Fakta Mengejutkan di Sidang Korupsi Dispora OKU Selatan: Bendahara Sebut PPTK Dominan dan Pinjam Perusahaan

Nota yang digunakan diduga palsu atau telah dimanipulasi.

Selain itu, dugaan penyimpangan juga ditemukan pada delapan paket pekerjaan konstruksi.

Hasil pemeriksaan menunjukkan pencairan dana seluruh paket diduga dikendalikan oleh satu orang.

Page: 1 2

Redaksi

View Comments

Share
Tags: audit investigasi BPKP Bengkulu kerugian negara korupsi Disparpora Kepahiang nota palsu perjalanan dinas fiktif Polda Bengkulu proyek konstruksi
Topik: Dugaan Korupsi

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Kasus
  • Sumsel

CCTV Kebun Ungkap Pencurian 30 Tandan Sawit di Empat Lawang

Polsek Tebing Tinggi mengamankan RH (46), terduga pencuri 30 tandan sawit di Desa Batu Pance,…

18 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Kasus
  • Sumsel

Bobol Gedung Koperasi Merah Putih, Terduga Pelaku Pencurian Ditangkap di Kebun

Polsek Tebing Tinggi menangkap SR alias Rijok, terduga pelaku pencurian di Gedung Koperasi Merah Putih…

18 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Kasus
  • Sumsel

Operasi Sarang Narkoba di Empat Lawang, Dua Orang Diamankan, Pemasok Kabur!

Polres Empat Lawang dan BNNK mengamankan dua tersangka dalam Operasi Sarang Narkoba di Lintang Kanan.…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Gudang SDN 19 Tunggul Itam Terbakar, 180 Kursi dan 100 Meja Hangus

Gudang SDN 19 Tunggul Itam di Empat Lawang terbakar. Ratusan fasilitas belajar dan material bangunan…

1 hari ago
  • Berita

Tower Rusak, Atlet Panjat Tebing Empat Lawang Berlatih dengan Fasilitas Terbatas

Tower panjat tebing Empat Lawang rusak, tiga atlet tetap berlatih menuju POPDA Sumsel 2026. Tim…

2 hari ago
  • Berita

Residivis Curas Ditangkap di Muara Pinang, Diduga Terlibat 7 TKP

Tim Elang Polres Empat Lawang menangkap EM (20), terduga residivis curas yang diduga terlibat tujuh…

2 hari ago