(*/ilustrasi)
REMINDER, LINTANGPOS.com — Lovlavina mengungkap perubahan cara pandangnya terhadap pakaian. Jika saat SMA hingga kuliah ia begitu ingin tampil stylish dan piawai melakukan mix and match, kini ia justru lebih menikmati gaya berpakaian yang sederhana.
“Waktu SMA-kuliah, rasanya tuh pengen banget jadi orang yang stylish, yang jago mix and match warna dan aneh-lucu,” ujar Lovlavina.
Seiring waktu, selera tersebut berubah. Ia kini lebih mengagumi orang yang tampil simpel, salah satunya Raditya Dika yang kerap terlihat mengenakan kaus polos.
“Tapi kalau sekarang, udah enggak lagi. Kalau sekarang, aku kagum sama orang yang outfit-nya simpel,” katanya.
BACA JUGA: Prilly Latuconsina Ingatkan Perempuan Mandiri, Hidup Tak Seindah Dongeng
Kebiasaan sering berpindah-pindah juga membuat Lovlavina memiliki lebih sedikit pakaian.
Dari situ, ia justru menemukan kenyamanan menggunakan baju yang disukai dengan warna-warna basic.
“Siap-siapnya ga lama, karena outfit-nya dikit. Makin banyak baju, kayaknya makin pusing mau pakai yang mana,” tutur Lovlavina.
Ia juga tak lagi terlalu memikirkan apakah dirinya akan terlihat mengenakan pakaian yang sama saat membuat konten. Menurutnya, audiens lebih tertarik pada isi konten daripada outfit yang digunakan.
BACA JUGA: Sering Sakit Hati karena Omongan Orang? Abu Marlo Ungkap Penyebab yang Bikin Merenung
“Aku pernah nih pakai baju putih terus berturut-turut beberapa video, dan enggak ada masalah,” ujarnya.
Selain praktis, Lovlavina menilai pakaian basic dapat membantu menghemat pengeluaran.
Warna seperti hitam dan putih juga lebih mudah dipadukan dengan berbagai item lainnya.
Kini, ia pun lebih selektif sebelum membeli pakaian baru. “Outfit ini timeless atau trendy?” menjadi salah satu pertanyaan yang ia pertimbangkan.
“Kalau trendy, kayaknya mending enggak usah deh… sayang duit dan enggak nambah value ke diri aku,” pungkasnya. (*/gia)
Kebiasaan bermain gadget hingga begadang ternyata bisa mengganggu kualitas tidur. Rama Satya (@productivityboii) membagikan tiga…
Prilly Latuconsina membagikan pandangannya tentang kemandirian perempuan, stigma gender, hingga makna pernikahan dalam perbincangan bersama…
Telkom menyatakan siap mendukung digitalisasi Pemkab Empat Lawang, terutama konektivitas perkantoran baru dan interkoneksi perangkat…
Prof Suratman menilai Empat Lawang layak menjadi kawasan transmigrasi masa depan dengan konsep berbasis kopi,…
Bupati Joncik Muhammad mendorong Empat Lawang menjadi kawasan transmigrasi, dengan mengandalkan potensi lahan dan pengembangan…
Pemkab Empat Lawang menggelar tiga agenda strategis, mulai pengawasan konstruksi hingga FGD RUU Ketransmigrasian pada…