Ringkasan Berita:
° Pemkab Empat Lawang resmi menerapkan aplikasi SIMADANI ALAP sebagai sistem persuratan dan informasi terintegrasi.
° Program ini ditargetkan mempercepat transformasi digital, meningkatkan efisiensi birokrasi, serta mendorong kualitas pelayanan publik di seluruh OPD.
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com — Pemerintah Kabupaten Empat Lawang resmi melangkah lebih jauh dalam transformasi digital.
Melalui Surat Edaran Nomor 650/01/DISKOMINFO-SP/2026, Pemkab menetapkan penggunaan aplikasi SIMADANI ALAP sebagai sistem utama dalam penyampaian informasi dan pengelolaan persuratan di lingkungan pemerintahan daerah.
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya serius meningkatkan Indeks SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) sekaligus mendorong digitalisasi birokrasi yang lebih modern, transparan, dan efisien.
SIMADANI ALAP, singkatan dari Sistem Manajemen Administrasi Terintegritas Aman dan Lengkap, dirancang untuk menjawab tantangan pengelolaan administrasi pemerintahan yang selama ini masih mengandalkan proses manual dan berjenjang.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Empat Lawang, Aldiwan, menyebut kehadiran aplikasi ini sebagai langkah strategis daerah dalam mengikuti perkembangan teknologi informasi.
“Si Madani Alap menjadi solusi percepatan transformasi digital birokrasi. Informasi kini dapat disampaikan lebih cepat, akurat, dan terintegrasi antar OPD,” ujarnya.
BACA JUGA: Tak Lagi Numpang! Kantor Baru Diskominfo Empat Lawang Siap Difungsikan 2026
Salah satu perubahan paling terasa adalah sistem pengiriman surat.
Jika sebelumnya pengantaran harus dilakukan secara door to door, kini seluruh proses cukup melalui aplikasi.
“Cukup lewat Si Madani Alap. Pengiriman surat jadi lebih mudah, cepat, dan efisien,” jelas Aldiwan.
Untuk memastikan penerapan berjalan optimal, tahap awal implementasi dilakukan di Dinas Kominfo sebagai pilot project.
Setelah proses uji coba dan penyempurnaan, sistem ini akan diterapkan secara bertahap ke seluruh OPD di lingkungan Pemkab Empat Lawang.
Aldiwan juga mengajak seluruh OPD untuk berpartisipasi aktif dan berkomitmen penuh dalam adaptasi sistem digital tersebut.
BACA JUGA: Bongkar Rahasia Branding Empat Lawang! Begini Cara Pemda Bangun Citra Positif Lewat Media Digital
Menurutnya, keberhasilan transformasi tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia.
“Kami berharap seluruh OPD menjadikan Si Madani Alap sebagai sarana utama administrasi dan komunikasi. Dengan begitu, pelayanan publik akan semakin cepat, profesional, dan berkualitas,” pungkasnya.
Dengan langkah ini, Kabupaten Empat Lawang menegaskan komitmennya membangun birokrasi modern yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta berorientasi pada pelayanan masyarakat yang lebih baik. (*/red)





