Lebih jauh, Franky menekankan bahwa isu yang tidak berdasar sebaiknya tidak sampai menghambat jalannya pembangunan.
“Saya pastikan tugas saya sepenuhnya untuk melayani masyarakat. Jangan biarkan isu yang tidak jelas menjadi penghalang kemajuan Prabumulih,” tegasnya.
BACA JUGA: Pemkab Empat Lawang Bentuk Tim Percepatan Ekonomi, Dorong UMKM dan Investasi
Aksi damai yang dilakukan FKPP memicu sorotan publik lantaran menyinggung isu konflik kepentingan antara jabatan publik dengan aktivitas bisnis.
Dalam orasinya, forum pemuda ini meminta keterbukaan informasi dan klarifikasi resmi agar tidak menimbulkan spekulasi yang berlarut-larut.
Meski sempat menjadi perbincangan hangat, Franky berharap situasi tetap kondusif.
Ia menegaskan bahwa dirinya akan tetap fokus pada tugas utama sebagai Wakil Wali Kota Prabumulih untuk memastikan jalannya roda pemerintahan dan pembangunan di kota tersebut. (*/red)
Page: 1 2
Kepengurusan baru DMI Empat Lawang resmi dilantik. Bupati Joncik berharap organisasi kembali aktif dan mampu…
Artikel ilmiah Deah Monica mengulas implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah terhadap permukiman di sekitar…
Kebakaran lahan terjadi di Tebing Alay, Empat Lawang. BPBD mengerahkan enam personel untuk memadamkan api…
Delapan pekerja proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang dipulangkan setelah mengadukan upah. Pihak Waskita membantah ada…
Petani mengeluhkan irigasi rusak yang membuat air tak sampai ke hilir selama bertahun-tahun dan meminta…
Proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang senilai sekitar Rp300 miliar disorot setelah sejumlah pekerja mengeluhkan pembayaran…