Ringkasan Berita:
° Hutama Karya memastikan Tol Palembang–Betung Seksi 2 Rengas–Pangkalan Balai dibuka fungsional saat Nataru 2025/2026.
° Beroperasi gratis, dua arah, dan hanya untuk kendaraan golongan I, ruas ini diharapkan mengurai kepadatan Jalinsum.
INDRALAYA, LINTANGPOS.com – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, kabar baik datang bagi masyarakat Sumatera Selatan, khususnya pengguna jalan lintas Palembang–Betung.
PT Hutama Karya (Persero) memastikan Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 2 Rengas–Pangkalan Balai akan dibuka secara fungsional selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Keputusan ini menjadi angin segar di tengah meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat pada akhir tahun.
Kepastian tersebut diambil setelah Hutama Karya menggelar rapat koordinasi bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Selatan, Dinas Perhubungan, serta sejumlah instansi terkait lainnya.
Rapat ini menjadi forum penting untuk memastikan kesiapan infrastruktur, manajemen lalu lintas, hingga aspek keselamatan pengguna jalan selama masa operasional fungsional.
Executive Vice President (EVP) Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya, Dwi Aryono Bayuaji, menjelaskan bahwa pembukaan fungsional ruas tol ini telah mendapatkan persetujuan resmi dari aparat kepolisian.
BACA JUGA: Lewat Tol Palembang–Lahat Jarak Tempuh Tinggal Dua Jam! Siap Ubah Peta Ekonomi Sumsel
“Sesuai surat dari Ditlantas Polda Sumsel, ruas Rengas–Pangkalan Balai dibuka fungsional selama 14 hari,” ujarnya pada Selasa, 16 Desember 2025.
Mengacu pada jadwal yang ditetapkan, Tol Rengas–Pangkalan Balai akan mulai dibuka fungsional pada Sabtu, 20 Desember 2025, dan berakhir pada Jumat, 2 Januari 2026.
Selama periode tersebut, tol sepanjang 30,675 kilometer ini akan beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB.
Di luar jam operasional tersebut, tepatnya pada pukul 16.00 hingga 17.00 WIB, petugas akan melakukan proses sterilisasi.
Langkah ini bertujuan memastikan tidak ada kendaraan yang tertinggal di dalam ruas tol setelah jam operasional berakhir.
“Jadi kendaraan yang masuk tol tetap bisa keluar sebelum pukul atau tepat pada pukul 17.00,” jelas Dwi.
BACA JUGA: Tol Baru Dibuka Mendadak! Jalur Musi Landas–Pulau Rimau Jadi Senjata Anti Macet Nataru
Menariknya, berbeda dengan pembukaan fungsional pada tahun sebelumnya yang hanya diberlakukan satu arah, pada Nataru mendatang ruas Rengas–Pangkalan Balai akan dibuka dua arah.
Kebijakan ini dinilai akan memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna jalan, baik yang menuju Palembang maupun ke arah Betung dan sekitarnya.
Meski demikian, tidak semua jenis kendaraan diperbolehkan melintas. Hutama Karya menegaskan bahwa hanya kendaraan golongan I yang dapat menggunakan tol fungsional ini.
Artinya, tol tersebut hanya diperuntukkan bagi kendaraan pribadi seperti mobil penumpang.
Sementara itu, kendaraan angkutan barang dan kendaraan bermuatan tetap diarahkan melalui Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Palembang–Betung.
Pembatasan ini dilakukan demi menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas, mengingat kondisi ruas tol yang masih bersifat fungsional.
BACA JUGA: Awas! Tol Kayuagung–Palembang Diubah Sementara: Pengendara Wajib Tahu Rekayasa Lalin 3,7 KM Ini
Selain itu, kendaraan berat dinilai berpotensi mempercepat kerusakan jalan atau menimbulkan risiko kecelakaan jika dipaksakan melintas.
Salah satu kabar yang paling dinanti masyarakat adalah soal tarif. Dwi memastikan bahwa selama masa pembukaan fungsional, Tol Rengas–Pangkalan Balai dapat digunakan secara gratis.
“Pastinya gratis saat dibuka fungsional nanti,” katanya.
Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk memanfaatkan tol sebagai jalur alternatif, sekaligus mengurangi beban kepadatan di Jalinsum yang kerap padat saat musim liburan.
Untuk mendukung operasional selama Nataru, Hutama Karya menyiagakan sebanyak 32 petugas gabungan di sepanjang ruas tol tersebut.
Petugas ini terdiri dari unsur pengelola tol, kepolisian, serta instansi pendukung lainnya.
Mereka akan bertugas mengatur lalu lintas, memberikan informasi kepada pengguna jalan, hingga menangani situasi darurat.
Tak hanya itu, sejumlah kendaraan operasional juga telah disiapkan. Ambulans, mobil derek, hingga kendaraan patroli Jalan Raya (PJR) akan siaga penuh selama jam operasional tol fungsional.
Keberadaan armada ini diharapkan mampu merespons dengan cepat jika terjadi gangguan, kecelakaan, atau keluhan dari pengguna jalan.
“Kami berkomitmen melayani pengguna jalan tol, khususnya selama Nataru mendatang,” tegas Dwi.
Komitmen ini menjadi bagian dari upaya Hutama Karya dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran infrastruktur jalan tol di Sumatera Selatan.
Secara lebih luas, pembukaan fungsional Tol Palembang–Betung Seksi Rengas–Pangkalan Balai juga mencerminkan progres pembangunan infrastruktur strategis nasional.
BACA JUGA: Benturan Maut Subuh Buta di Tol Terpeka: Dua Truk Adu Kuat, Tiga Orang Terluka!
Ruas ini merupakan bagian penting dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera yang dirancang untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempercepat distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Bagi masyarakat, kehadiran tol ini tidak hanya soal memangkas waktu tempuh, tetapi juga memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan aman, terutama di momen libur panjang seperti Nataru.
Dengan pengaturan yang matang, pengawasan ketat, serta layanan gratis, Tol Rengas–Pangkalan Balai berpotensi menjadi primadona baru bagi pengguna jalan di Sumatera Selatan pada akhir tahun nanti.
Kini, masyarakat tinggal menunggu waktu. Jika tidak ada aral melintang, mulai 20 Desember 2025, roda kendaraan pribadi akan mulai melaju di atas aspal Tol Rengas–Pangkalan Balai, menandai babak baru perjalanan libur Nataru yang lebih lancar dan terencana. (*/red)





