Retno menegaskan, penegakan hukum tidak bisa berjalan sendiri.
Diperlukan sinergi kuat antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
BACA JUGA: Bela Alex Noerdin Bongkar Cacat Dakwaan Pasar Cinde: Peran Dicampuraduk, Niat Jahat Tak Terbukti?
Ia pun mengapresiasi dukungan semua pihak yang selama ini membantu tugas-tugas kejaksaan.
“Melalui kegiatan hari ini kami berharap bisa mengedukasi masyarakat sekaligus menegaskan komitmen Kejaksaan Negeri Empat Lawang dalam penegakan hukum secara profesional,” katanya.
Sementara itu, Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menyampaikan bahwa pemusnahan barang bukti ini diharapkan menjadi pembelajaran penting bagi masyarakat.
Menurutnya, narkoba masih menjadi ancaman serius yang harus dilawan bersama.
“Kita berharap tindak kejahatan di Empat Lawang terus berkurang, terutama narkoba. Pemerintah daerah akan terus mendukung dan berkolaborasi dengan Kejaksaan demi kebaikan masyarakat Empat Lawang,” tegas Joncik.
Pemusnahan barang bukti ini menjadi simbol nyata bahwa hukum tidak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar ditegakkan hingga tuntas demi rasa aman dan masa depan masyarakat Empat Lawang. (*/red)
Page: 1 2
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumsel sekaligus pelantikan PDPM Lubuk Linggau.
Lima desa di Empat Lawang diusulkan mendapat pembangunan BTS untuk memperluas akses internet dan mengurangi…
Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…
Festival Literasi Sumsel 2026 resmi dibuka Herman Deru. Sebanyak 4.648 buku terkumpul dalam gerakan memperkuat…
Film drama emosional tentang trauma, kehilangan, dan perjalanan berdamai dengan masa lalu, sekaligus pengingat bahwa…
Na Willa menghadirkan kisah masa kecil yang hangat sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih…