Harga emas melonjak hingga Rp13,1 juta per suku membuat toko-toko emas di kawasan Megahria, Palembang, dipadati warga. Polisi turut berjaga untuk antisipasi tindak kriminal, Sabtu (11/10/2025). Foto: Istimewa
Palembang, LintangPos.com — Harga emas kembali mencetak rekor baru. Berdasarkan pantauan pada Jumat (11/10/2025), harga emas tembus Rp13,1 juta per suku.
Kenaikan tajam ini membuat sejumlah toko emas di kawasan Megahria, Palembang, diserbu warga yang ingin menjual maupun membeli emas.
Pantauan di lapangan, suasana di beberapa toko emas terlihat ramai.
Polisi tampak berjaga di sekitar lokasi sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi tindak kriminalitas.
Yeni, warga Tangga Buntung, Palembang, menjadi salah satu pengunjung di Toko Mas Laris.
Ia datang bersama keluarganya untuk menjual emas simpanannya karena membutuhkan dana mendesak.
BACA JUGA: Pemprov Sumsel Gencar Tertibkan Panti Asuhan Ilegal, Dorong Pengelola Urus Izin Resmi
“Sudah tanya-tanya, kalau cincin dihargai Rp13,1 juta per suku. Sedangkan kalung Rp13 juta,” ujar Yeni sambil menggendong anaknya.
Sementara itu, Martin, pengunjung lain, mengaku mengantar keluarganya membeli emas di toko yang sama.
Menurutnya, Toko Mas Laris memang selalu ramai pengunjung, baik ketika harga emas naik maupun turun.
“Kalau turun, banyak yang beli emas. Tapi kalau naik seperti sekarang, banyak yang jual,” ungkapnya.
Yuli, pegawai Toko Mas Cantik Manis di kawasan Megahria, mengatakan bahwa harga emas saat ini berkisar Rp12.925.000 per suku.
Ia mengakui, peningkatan harga tersebut membuat pengunjung membludak dalam seminggu terakhir.
BACA JUGA: Longsor di Muba Ancam Putus Jalur Sekayu–Lubuklinggau, Balai Desa Tinggal Sejengkal dari Sungai
“Pengunjung ramai, balance antara yang jual dan beli,” kata Yuli.
Kenaikan harga emas ini diperkirakan akan terus berlanjut, seiring meningkatnya permintaan global dan kondisi ekonomi yang belum stabil.
Warga diimbau untuk tetap berhati-hati saat melakukan transaksi, terutama di tengah ramainya aktivitas jual beli emas. (*/red)
Karhutla Sumsel mencapai estimasi 404,22 hektare hingga 14 September 2026. Sebanyak 319,97 hektare dipadamkan, 84,25…
Polsek Pendopo mengamankan pria berinisial DL alias B dalam kasus dugaan penggelapan motor. Tersangka mengaku…
Polsek Tebing Tinggi bersama tim gabungan bergerak cepat memadamkan Karhutla di Tanjung Kupang untuk mencegah…
Pemkab Empat Lawang menyiapkan perpanjangan PPPK Paruh Waktu. OPD diminta menyerahkan dokumen ke BKPSDM paling…
Bhabinkamtibmas Polsek Tebing Tinggi mengecek pekarangan bergizi sekaligus menyosialisasikan Makmano Karhutla di Tanjung Makmur.
Cik Ujang mendorong GSMP Sumsel lebih terarah dan terukur, dengan penguatan lahan rawa, rantai pasok…