Sebagai simbol peluncuran, Herman Deru menyerahkan secara simbolis 20 kartu Sultan Muda Privilege kepada pemuda terpilih yang aktif berwirausaha dan berinovasi di sektor digital.
BACA JUGA: 45 Raja Nusantara Berkumpul di Sragen, Suarakan Pelestarian Adat dan Budaya
Langkah ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Anggota DPR RI Komisi XI, Fauzi Amro, menilai program tersebut sebagai inovasi cerdas untuk memperluas inklusi keuangan di daerah.
“OJK akan terus mendukung agar gerakan seperti ini menjangkau lebih banyak pemuda di seluruh Sumatera Selatan,” kata Fauzi.
Sementara itu, Kepala OJK Sumsel Arifin Susanto menyebut Sultan Muda Digination Festival sebagai wadah aktualisasi anak muda di era teknologi.
“Kami ingin memantik semangat inovasi, kreativitas, dan digitalisasi yang mampu menggerakkan ekonomi daerah,” ujarnya.
Festival yang berlangsung selama tiga hari ini menampilkan beragam kegiatan seperti lomba e-sports, kompetisi robotik, seminar digital, dan lokakarya inovasi bisnis, dengan peserta lebih dari 2.900 orang dari berbagai kabupaten/kota di Sumsel.
Turut hadir dalam acara peluncuran ini Komisioner OJK RI Hasan Fauzi, Sekda Sumsel Edward Candra, Ketua Kadin Sumsel Puri Andamas, serta sejumlah pimpinan perbankan Himbara dan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel.
BACA JUGA: Wali Kota Ratu Dewa Tegaskan Perwali Tari Sambut Harus Selesai dalam 30 Hari
Peluncuran Sultan Muda Privilege Card menandai langkah baru Sumatera Selatan menuju ekonomi digital inklusif, sekaligus memperkuat posisi provinsi ini sebagai pusat inovasi generasi muda Indonesia. (*/red)





