Acara penandatanganan kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Sumsel dan Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) di Griya Agung Palembang, Jumat (12/9/2025). Foto: Pemprov Sumsel
Palembang, LintangPos.com – Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menegaskan pentingnya data akurat sebagai landasan utama pembangunan daerah.
Hal ini disampaikan dalam acara penandatanganan kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Sumsel dan Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) di Griya Agung Palembang, Jumat (12/9/2025).
Kesepakatan tersebut berfokus pada penyediaan, pemanfaatan, dan pengembangan data atau informasi statistik, baik di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Gubernur Herman Deru bersama Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, serta bupati/wali kota dengan Kepala BPS kabupaten/kota se-Sumsel.
Dalam sambutannya, Herman Deru menekankan bahwa data BPS merupakan satu-satunya rujukan resmi yang harus digunakan pemerintah dalam merancang kebijakan.
“Tidak mungkin kita membangun tanpa pijakan data. Data yang akurat dari BPS adalah satu-satunya data yang diakui di Indonesia,” tegas Herman Deru.
BACA JUGA: Bupati Empat Lawang Lantik 62 Pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional
Ia meminta seluruh bupati/wali kota di Sumsel segera menyepakati Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan.
Menurutnya, dengan adanya data tunggal, pemerintah daerah tidak akan lagi terjebak pada data parsial yang bisa membingungkan dalam pengambilan keputusan.
“Jangan pernah melaksanakan program besar tanpa data. Kita tidak bisa hanya mengandalkan firasat,” ujarnya menambahkan.
Herman Deru juga mendorong BPS kabupaten/kota untuk lebih proaktif dalam menyajikan data.
Ia mengibaratkan BPS sebagai “anatomi pembangunan daerah” yang harus diperkuat agar pembangunan berjalan tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan bahwa Sumsel memiliki potensi ekonomi yang besar.
BACA JUGA: Bupati Muratara Ingatkan Nakes RSUD Rupit Utamakan Layanan Ramah dan Profesional
BACA JUGA: Mobil Nyaris Terbakar di SPBU Talang Banyu, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Page: 1 2
Karhutla Sumsel mencapai estimasi 404,22 hektare hingga 14 September 2026. Sebanyak 319,97 hektare dipadamkan, 84,25…
Polsek Pendopo mengamankan pria berinisial DL alias B dalam kasus dugaan penggelapan motor. Tersangka mengaku…
Polsek Tebing Tinggi bersama tim gabungan bergerak cepat memadamkan Karhutla di Tanjung Kupang untuk mencegah…
Pemkab Empat Lawang menyiapkan perpanjangan PPPK Paruh Waktu. OPD diminta menyerahkan dokumen ke BKPSDM paling…
Bhabinkamtibmas Polsek Tebing Tinggi mengecek pekarangan bergizi sekaligus menyosialisasikan Makmano Karhutla di Tanjung Makmur.
Cik Ujang mendorong GSMP Sumsel lebih terarah dan terukur, dengan penguatan lahan rawa, rantai pasok…