Herman Deru Tegaskan Pentingnya Perencanaan Keluarga untuk Cegah Stunting

oleh -468 Dilihat
Gubernur Sumsel Herman Deru tekankan pentingnya perencanaan keluarga dan apresiasi penurunan angka stunting hingga 15,9% dalam acara KBKR di Ogan Ilir, Kamis (30/10/2025). Foto: dok/sumselprov.go.id

“Banyak yang berpikir bahwa pembangunan hanya di fisik. Padahal, faktor non-fisik yang lebih penting, dimulai dari perencanaan anak secara dini,” ujarnya.

BACA JUGA: Motor Hasil Curas Ditemukan, Polsek Lintang Kanan Kembalikan ke Pemilik

Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan rasa bangganya atas capaian Sumsel dalam menekan angka stunting.

Berdasarkan data terbaru, tingkat stunting di Sumatera Selatan berhasil turun hingga 15,9% pada tahun ini.

“Kita mendapatkan penghargaan dalam penurunan stunting hingga di tahun ini turun 15,9%. Tentu ini adalah bakti dan prestasi Bapak/Ibu semua,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa penanganan stunting harus dimulai dari pencegahan sejak dini, terutama melalui peran aktif petugas KB dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi kekurangan gizi.

“Mencegah lebih baik, karena jika sudah terjadi, stunting akan sulit diselesaikan. Membangun tidak bisa hanya infrastruktur dan ekonomi, namun dimulai dengan penataan pembangunan keluarga,” tegasnya.

Selain menyoroti isu stunting, Gubernur juga memberikan apresiasi terhadap suksesnya Wisuda Sekolah Lansia (Lansia Berdaya) Kabupaten Ogan Ilir yang meluluskan 315 orang peserta.

BACA JUGA: Gubernur Herman Deru Apresiasi Kinerja Bea Cukai Sumbagtim, Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp19,32 Miliar

Dalam kesempatan tersebut, turut diberikan penghargaan dan sertifikat kepada peserta program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan masyarakat dalam pencegahan stunting.

Wakil Bupati Ogan Ilir, Ardani, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Ogan Ilir sebagai tuan rumah acara penting ini.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perencanaan keluarga berencana. Kami juga ingin mengingatkan orang tua agar waspada terhadap stunting sejak perkawinan, kehamilan, hingga kelahiran. Begitu pentingnya merencanakan kehamilan demi pertumbuhan anak-anak yang menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Ardani.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mewujudkan keluarga sehat, sejahtera, dan bebas stunting menuju generasi emas Sumatera Selatan. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.