Categories: Kasus Metropolis Palembang

Ibu Rumah Tangga Dapat Ancaman Dibunuh Saudara Kandung Pakai Senpi?

Ringkasan Berita:

° Seorang IRT di Palembang, Rani Febriyanti, melapor ke Polrestabes setelah mendapat ancaman pembunuhan dari saudara kandungnya sendiri menggunakan senjata api.

° Konflik bermula dari selisih paham soal lecet mobil dan kulkas. Polisi telah menerima laporan dan mendalami kasus ini.


PALEMBANG, LINTANGPOS.com Suasana siang di Kota Pempek mendadak terasa sesak bagi Rani Febriyanti (36).

Ibu rumah tangga asal Jalan Talang Jambi, Kecamatan Sukarami, itu tak pernah membayangkan perbedaan pendapat sederhana soal lecet mobil dan kulkas yang hendak dijual bisa berubah menjadi ancaman yang membuatnya ketakutan hingga menggigil.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (4/11/2025) sekitar pukul 14.00 WIB di Jalan Letnan Murod, Lorong Biga, Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I. Rani mengaku berselisih dengan saudara kandungnya sendiri, AR.

Namun, suasana mendidih dalam hitungan menit.

Menurut pengakuannya kepada petugas piket pengaduan Polrestabes Palembang, AR tiba-tiba meledak emosi.

“Awalnya cuma selisih paham, Pak, soal lecet mobil dan kulkas yang mau dijual,” ucapnya dengan suara bergetar saat membuat laporan, Senin (17/11/2025).

BACA JUGA: CPNS 2026 Terancam Batal? DPR Peringatkan Bahaya di Balik Rencana Pengangkatan Massal PPPK Jadi PNS!

Ketegangan itu memuncak ketika AR diduga mengeluarkan senjata api dan melontarkan ancaman kasar.

Ku bunuh gek kau!” ulang Rani dengan tatapan yang masih tampak terpukul.

Mendengar ucapan itu, Rani mengaku langsung terdiam karena takut.

Perasaan was-was itu tidak berhenti sampai di sana.

Usai kejadian tatap muka itu, Rani kembali mendapat ancaman melalui WhatsApp—baik pesan teks maupun pesan suara.

“Dia kirim voice note bilang ‘Ku bunuh kau.’ Saya takut, Pak. Itu sebabnya saya melapor,” ujarnya.

BACA JUGA: Aksi Begal Sadis Kembali Teror Jakabaring! Ibu Rumah Tangga Diancam Pisau, Motor Raib Seketika

Ketakutannya kini bercampur dengan harapan: ia ingin perlindungan.

“Saya cuma berharap terlapor ini ditangkap,” pintanya lirih.

Laporan itu dibenarkan oleh KA SPT Polrestabes Palembang, Ipda Yudi Setiawan, melalui Pamapta Ipda Tamia Rahmadhany.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: ancaman pembunuhan kekerasan keluarga laporan polisi Palembang pengancaman Polrestabes PPA Rani Febriyanti senjata api

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pertanian
  • Sumsel

Petani Gunung Meraksa Baru Gagal Panen, Distan Siapkan Bantuan Bibit

Dinas Pertanian Empat Lawang akan meninjau sawah terdampak kekeringan dan membuka peluang usulan bantuan bibit…

10 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Sekolah Rakyat Empat Lawang Bidik Kapasitas hingga 2.000 Peserta Didik

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…

10 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Dari Keluarga Miskin Menuju Masa Depan, Ini Harapan Joncik untuk 270 Siswa Sekolah Rakyat Empat Lawang

Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…

10 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang Resmi Dibuka, Pendidikan Jadi Jalan Putus Rantai Kemiskinan

Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…

13 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Bupati Joncik Optimistis MPLS Berjalan Lancar

Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad Lakukan Pengecekan Akhir Sekolah Rakyat Jelang MPLS

Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…

1 hari ago