iPad Pro berevolusi dari tablet terbatas menjadi laptop penuh fitur. Desain, performa, dan iPadOS terbaru menandai langkah baru Apple di dunia komputasi. (*/IST)
Ringkasan Berita:
° Sepuluh tahun setelah lahir, iPad Pro akhirnya berubah dari tablet serba terbatas menjadi perangkat berwujud laptop sesungguhnya.
° Dengan desain premium, layar OLED, aksesori lengkap, serta iPadOS yang makin mirip macOS, Apple perlahan menghapus batasan yang dulu menghambatnya.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Lebih dari satu dekade sejak debutnya, iPad Pro akhirnya mencapai bentuk yang sejak lama diinginkan banyak pengguna: sebuah laptop penuh fungsi.
Perubahan ini bukan terjadi seketika, melainkan melalui perjalanan panjang yang dimulai sejak Apple merilis iPad generasi pertama pada 2010, ketika Steve Jobs mengusung teori sederhana: layar lebih besar berarti pengalaman baru.
Kala itu, iPad hanyalah iPhone berukuran jumbo.
Ketika iPad Pro hadir lima tahun kemudian dengan layar 12,9 inci, Apple berharap ukuran itu mengubah cara orang bekerja.
Namun kenyataannya, pengguna melihatnya sebagai “laptop tanpa fitur laptop.”
Keterbatasan aplikasi, multitasking sempit, hingga browser yang kurang bertenaga membuat iPad Pro terasa seperti perangkat setengah matang.
BACA JUGA: Meriah, HUT Muba ke-69 di Babat Toman Diwarnai Aksi Bupati Bernyanyi
Perlahan, Apple menggeser pendekatannya.
Alih-alih mempertahankan iPad sebagai “perangkat ketiga” di antara ponsel dan komputer, perusahaan mulai menjejalkan kemampuan ala PC ke dalam lini Pro.
Apple Pencil makin presisi, Smart Keyboard berevolusi menjadi Magic Keyboard, USB-C menggantikan Lightning, dukungan drive eksternal hadir, hingga aplikasi sistem seperti Files mendapat perbaikan besar.
Transformasi itu mencapai puncaknya lewat iPadOS 26. Fitur multitasking bebas, menu bar, aplikasi Preview, hingga penempatan kamera dalam orientasi lanskap menegaskan satu hal: iPad Pro kini didesain untuk posisi dock seperti laptop.
Model M5 terbaru menghadirkan hardware premium yang bahkan dianggap lebih mewah daripada Mac.
Layar OLED 11 dan 13 inci, bodi tipis ringan, serta kombinasi trackpad dan layar sentuh memberi pengalaman hybrid yang tak dimiliki MacBook.
BACA JUGA: Terungkap! Cara Tak Terduga Manusia Menjaga Cerita Masa Lalu Sebelum Ada Tulisan
Bagi pekerja kreatif, kemampuan stylus tetap menjadi nilai tambah.
Page: 1 2
Polsek Tebing Tinggi mengamankan RH (46), terduga pencuri 30 tandan sawit di Desa Batu Pance,…
Polsek Tebing Tinggi menangkap SR alias Rijok, terduga pelaku pencurian di Gedung Koperasi Merah Putih…
Polres Empat Lawang dan BNNK mengamankan dua tersangka dalam Operasi Sarang Narkoba di Lintang Kanan.…
Gudang SDN 19 Tunggul Itam di Empat Lawang terbakar. Ratusan fasilitas belajar dan material bangunan…
Tower panjat tebing Empat Lawang rusak, tiga atlet tetap berlatih menuju POPDA Sumsel 2026. Tim…
Tim Elang Polres Empat Lawang menangkap EM (20), terduga residivis curas yang diduga terlibat tujuh…