Istri Mengamuk Suami Tewas! Diduga Dipukul Pakai Tabung Gas

oleh -262 Dilihat
oleh
Tragedi rumah tangga di OKU Timur berakhir maut. Seorang suami tewas diduga dipukul istri yang mengalami gangguan jiwa. Keluarga memilih jalur damai. (*/IST)

Ringkasan Berita:

° Warga Desa Srimulyo, OKU Timur, digemparkan tewasnya Safaruddin (44) diduga akibat amukan istrinya, Kholifatur Rosidah (38), Rabu petang.

° Pintu rumah terkunci dari dalam, korban bersimbah darah, sementara pelaku diketahui ODGJ dan kasus berakhir damai.


OKU TIMUR, LINTANGPOS.com – Menjelang senja, suasana Desa Srimulyo, Kecamatan Madang Suku II, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, berubah mencekam.

Rabu sore, 17 Desember 2025, jerit dan keributan dari sebuah rumah sederhana membuat warga sekitar waswas.

Tak ada yang menyangka, kegaduhan itu berujung pada hilangnya satu nyawa.

Di rumah tersebut tinggal pasangan suami istri, Safaruddin (44) dan Kholifatur Rosidah (38).

Warga yang curiga kemudian melapor ke Kepala Desa Srimulyo, Alimudin.

Sekitar pukul 18.00 WIB, Alimudin bersama perangkat desa mendatangi lokasi. Namun pintu rumah terkunci rapat dari dalam, menambah kecemasan warga.

BACA JUGA: Bus AKAP Serempet Motor, Pengendara Tewas Mengenaskan 

Upaya mengintip dari celah jendela membuat suasana semakin panik.

Safaruddin terlihat tergeletak di lantai, tubuhnya bersimbah darah.

Dalam kondisi darurat, pintu rumah pun didobrak.

Kholifatur masih berada di dalam rumah dan langsung diamankan warga bersama aparat setempat.

Safaruddin segera dilarikan ke klinik terdekat.

Sayangnya, satu jam kemudian, tepat sekitar pukul 19.00 WIB, nyawanya tak tertolong.

BACA JUGA: Bapak Tiri Bekap Mulut Anak Hingga Nyaris Tewas, Berakhir Diamuk Warga!

Pemeriksaan awal medis menemukan luka robek dan memar serius di bagian kepala, termasuk ubun-ubun.

Dugaan sementara, korban mengalami benturan keras dari benda tumpul, diduga tabung gas.

Di balik tragedi ini, tersingkap kisah pilu lainnya.

Kades Alimudin mengungkapkan, Kholifatur memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan telah beberapa kali menjalani perawatan, termasuk di rumah sakit jiwa di Solo dan Palembang.

Ia rutin menjalani rawat jalan sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Pasangan ini memiliki seorang bayi berusia sekitar enam bulan.

BACA JUGA: Nyalip Truk di Jalinsum, Pemuda 20 Tahun Tewas Terseret 60 Meter, Detik-detiknya Bikin Ngeri

Beruntung, sang bayi dinyatakan aman dan tidak terdampak langsung kejadian tersebut.

Diketahui pula, Kholifatur pernah menikah sebelumnya, namun pernikahan itu kandas karena kondisi kejiwaannya yang kerap kambuh.

Pasca kejadian, pemerintah desa dan keluarga korban berkoordinasi dengan Polsek Madang Suku II.

Keluarga Safaruddin memilih tidak menempuh jalur hukum dan menerima peristiwa ini sebagai musibah.

Pernyataan tertulis pun dibuat, menyatakan tidak menuntut secara pidana.

Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono melalui Kapolsek Madang Suku II Iptu Ario Wibowo membenarkan bahwa pelaku merupakan ODGJ.

BACA JUGA: Pelarian Berakhir! Dedek Diringkus di Musi Rawas, Otak Penusukan Sopir Truk Lampung Tewas di Palembang

Karena tidak ada laporan resmi dan kondisi kejiwaan pelaku, proses hukum tidak dilanjutkan.

Selanjutnya, Kholifatur direncanakan diserahkan ke Dinas Sosial OKU Timur untuk rehabilitasi dan pengobatan lanjutan.

Tragedi ini meninggalkan duka mendalam, sekaligus menjadi pengingat bahwa persoalan kesehatan jiwa membutuhkan perhatian serius, bukan hanya dari keluarga, tetapi juga lingkungan sekitar. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.