Categories: Kasus Sumsel

Jaksa Tuntut Mati Tiga Terdakwa Kasus 14 Kg Sabu di PN Palembang

Palembang, LintangPos.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) menuntut hukuman mati terhadap tiga terdakwa kasus narkotika jenis sabu seberat lebih dari 14 kilogram.

Tuntutan itu dibacakan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Palembang Kelas IA Khusus, Rabu (17/9/2025).

Ketiga terdakwa yakni Zupiyadi, Mistoni alias Toni Blerr, dan Syakirman, yang hadir secara virtual.

Sidang dipimpin oleh majelis hakim yang diketuai Fatima SH MH.

JPU Kejati Sumsel, Ki Agus Anwar SH, menegaskan perbuatan para terdakwa terbukti sah dan meyakinkan melanggar hukum.

Mereka dinyatakan bersalah menawarkan, menjual, membeli, menjadi perantara, hingga menyerahkan narkotika Golongan I bukan tanaman.

BACA JUGA: Usai Konsumsi Narkoba, Pemuda Asal Seluma Mengamuk Rusak Mobil dan Aniaya Warga di Lubuklinggau

“Untuk itu, kami menuntut ketiga terdakwa dengan hukuman pidana mati sebagaimana Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ujar JPU.

Penasihat hukum para terdakwa menyatakan akan mengajukan nota pembelaan (pleidoi) pada sidang berikutnya.

Kasus ini merupakan hasil pengungkapan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel pada Januari–Februari 2025.

Total barang bukti yang diamankan sekitar 15 kilogram sabu yang masuk dari Malaysia melalui jalur perairan Riau sebelum diedarkan ke Sumatera Selatan.

Barang bukti pertama kali disita dari terdakwa Zupiyadi di Tulung Selapan, Kabupaten OKI.

Sabu itu rencananya akan diserahkan kepada Syakirman dan Mistoni di wilayah Sekayu, Muba.

BACA JUGA: Apel Kebangsaan di Prabumulih, Wako Arlan Ingatkan Aksi Tanpa Anarkis

Zupiyadi dan Syakirman ditangkap pada 21 Januari 2025, sementara Toni Blerr berhasil ditangkap pada 4 Februari 2025 setelah sempat kabur.

Hingga kini, bandar besar jaringan ini berinisial CN masih buron.

Selain kasus narkotika, Mistoni alias Toni Blerr juga dijerat dengan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Penyidik menyita delapan kendaraan bermotor, sejumlah ATM dan buku tabungan, serta rumah mewah miliknya.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: BNNP Sumsel jaringan Malaysia Kejati Sumsel narkoba Sumsel pengungkapan sabu jaringan Malaysia di Sumsel sabu 14 kg sidang narkotika PN Kelas IA Khusus sidang PN Palembang TPPU TPPU Toni Blerr dan aset mewah tuntutan mati tuntutan mati kasus narkoba di Palembang

Recent Posts

  • Berita

Joncik Minta Kejari Kaji HGU Perkebunan di Empat Lawang

Bupati Joncik Muhammad meminta Kejari Empat Lawang mengkaji persoalan HGU perkebunan dan membantu optimalisasi BPHTB…

11 jam ago
  • Berita

Pemkab Empat Lawang dan Kejari Teken Perjanjian Kerja Sama, Perkuat Pendampingan Hukum bagi Sembilan OPD

Pemerintah Kabupaten Empat Lawang bersama Kejaksaan Negeri Empat Lawang menandatangani PKS bidang Perdata dan Tata…

11 jam ago
  • Empat Lawang
  • Pemerintahan
  • Sumsel

Yuli Andri Tegaskan JPN Siap Pulihkan Hak Pemkab Empat Lawang

Kajari Empat Lawang Yuli Andri menegaskan kesiapan Jaksa Pengacara Negara mendampingi OPD dan memulihkan hak-hak…

12 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Kasus
  • Sumsel

Polres Empat Lawang Gerebek Kampung Narkoba, Empat Orang Diamankan

Polres Empat Lawang dan BNN menggerebek lokasi dugaan peredaran narkoba di Desa Batu Lintang. Empat…

16 jam ago
  • Berita

Kajati Sumsel Kunjungi Kejari Empat Lawang

Kajati Sumsel Nurcahyo J. M. mengunjungi Kejari Empat Lawang untuk memantau kinerja, memperkuat koordinasi, dan…

1 hari ago
  • Berita

Kasus ISPA Meningkat Saat Kemarau Panjang, Dinkes Siagakan 10 Puskesmas

Kasus ISPA menjadi perhatian saat kemarau panjang. Dinas Kesehatan menyiagakan pelayanan di 10 puskesmas dan…

1 hari ago