Categories: OKI Sumsel

Jalan Cor Putus 50 Meter! Anak Sekolah Terpaksa Putar Arah, Saat Banjir Naik Perahu

Ringkasan Berita:

° Jalan cor sepanjang 50 meter di Kayuagung putus, memaksa puluhan anak sekolah memutar jauh atau naik perahu saat banjir.

° Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Lurah mengecek lokasi, berharap perbaikan segera dilakukan demi keselamatan dan akses pendidikan anak.


KAYUAGUNG, LINTANGPOS.com – Akses utama berupa jalan cor penghubung sepanjang kurang lebih 50 meter di Kelurahan Kayuagung, Kecamatan Kayuagung, dilaporkan putus sehingga puluhan anak sekolah harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh untuk bisa tiba di sekolah mereka.

Lebih parah lagi, saat hujan tinggi atau banjir, anak-anak terpaksa menggunakan perahu agar bisa tetap berangkat sekolah.

Kondisi memprihatinkan itu dicek langsung oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa Koramil Kayuagung, serta Lurah Kayuagung pada Jumat, 5 Desember 2025.

Aipda Edwin Aldrien SH dari Polsek Kayuagung membenarkan bahwa jalan cor tersebut mengalami kerusakan cukup serius.

“Tadi siang dilakukan pengecekan. Memang benar putus, ada sekitar 50 meteran yang putus,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jalan cor tersebut berada di atas area rawa dengan kanan-kirinya merupakan kebun karet warga.

BACA JUGA: Wakil Bupati Bacakan Pidato PGRI, Ungkap Pesan Mengejutkan untuk Guru di Empat Lawang!

Jalur ini selama ini menjadi akses penting bagi anak-anak dari Kayuagung menuju sekolah yang jaraknya sekitar 100–150 meter dari titik kerusakan.

Saat pengecekan, bagian jalan yang masih tersisa pun terlihat sudah goyang dan dinilai layak untuk segera diperbaiki.

“Karena digunakan anak-anak menuju sekolah, maka ini menjadi perhatian pemerintah,” kata Edwin.

Ia menambahkan bahwa pemerintah saat ini tengah memprioritaskan pembangunan sekitar 300 ribu jembatan atau akses pendidikan anak Indonesia, sesuai kebijakan Presiden Prabowo Subianto.

Kerusakan jalan ini ternyata bukan baru terjadi. Menurut Edwin, kondisi putus tersebut telah berlangsung sekitar empat tahun.

Selama itu pula, anak-anak dan warga terpaksa menggunakan perahu di musim banjir, atau berjalan memutar melalui jalur lain yang lebih jauh.

BACA JUGA: Perum BULOG dan Pemkab Muara Enim Tandatangani MoU Pembangunan Infrastruktur Pascapanen

“Jalan cor penghubung ini juga berbatasan dengan Desa Tanjung Serang dan Teloko. Kanan-kiri jalan ini kebun karet warga,” jelasnya.

Page: 1 2

Lintang Pos

Share
Tags: akses sekolah anak-anak Banjir jalan cor putus Kayuagung pengecekan polisi perahu perbaikan infrastruktur
Topik: Infrastruktur

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Kasus
  • Sumsel

Operasi Sarang Narkoba di Empat Lawang, Dua Orang Diamankan, Pemasok Kabur!

Polres Empat Lawang dan BNNK mengamankan dua tersangka dalam Operasi Sarang Narkoba di Lintang Kanan.…

33 menit ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Gudang SDN 19 Tunggul Itam Terbakar, 180 Kursi dan 100 Meja Hangus

Gudang SDN 19 Tunggul Itam di Empat Lawang terbakar. Ratusan fasilitas belajar dan material bangunan…

3 jam ago
  • Berita

Tower Rusak, Atlet Panjat Tebing Empat Lawang Berlatih dengan Fasilitas Terbatas

Tower panjat tebing Empat Lawang rusak, tiga atlet tetap berlatih menuju POPDA Sumsel 2026. Tim…

15 jam ago
  • Berita

Residivis Curas Ditangkap di Muara Pinang, Diduga Terlibat 7 TKP

Tim Elang Polres Empat Lawang menangkap EM (20), terduga residivis curas yang diduga terlibat tujuh…

15 jam ago
  • Berita

Sumber Kabut Asap Belum Dapat Dipastikan

BPBD Empat Lawang mencatat lima titik panas yang telah dipadamkan. Sumber kabut asap masih belum…

2 hari ago
  • Berita

Sekda Empat Lawang Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin mengajak santri menguasai teknologi, berinovasi, dan menjaga akhlak demi…

2 hari ago