Warga Bandar Agung patungan Rp8 juta memperbaiki jembatan mangkrak demi keselamatan dan akses utama sehari-hari. (*/Lintang Pos)
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Ketidakpastian penyelesaian proyek pembangunan jembatan di Dusun Dua Pulau Tengah, Desa Bandar Agung, Kabupaten Empat Lawang, mendorong warga setempat mengambil langkah berani: bergotong royong memperbaiki jembatan secara swadaya.
Proyek yang dibangun sejak tahun 2025 itu hingga kini masih terbengkalai, padahal menjadi akses vital bagi aktivitas sehari-hari masyarakat.
Jembatan tersebut sejatinya diharapkan menjadi penghubung utama bagi warga, khususnya para petani yang setiap hari harus melintasi sungai untuk menuju lahan perkebunan.
Namun, kondisi mangkrak yang berlangsung cukup lama justru menimbulkan keresahan.
Selain menghambat mobilitas, situasi ini juga meningkatkan risiko keselamatan, terutama saat musim hujan ketika debit air sungai meningkat tajam.
Tanpa menunggu kepastian dari pihak terkait, warga akhirnya memutuskan untuk bertindak.
BACA JUGA: Teror Begal Sadis di Jembatan Gandeng Empat Lawang, Kurir Paket Jadi Korban
Dengan semangat gotong royong yang masih kental, masyarakat mengumpulkan dana secara swadaya.
Hingga saat ini, terkumpul sekitar Rp8 juta yang digunakan untuk membeli material sederhana seperti papan kayu serta menyewa alat berat semampunya.
Perbaikan yang dilakukan memang masih bersifat darurat.
Papan-papan kayu disusun sebagai jalur lintasan sementara, cukup untuk dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua.
Namun, kondisi ini tentu belum memenuhi standar keamanan yang layak.
Meski demikian, warga merasa langkah ini jauh lebih baik dibandingkan harus mempertaruhkan nyawa saat melintasi jembatan yang rusak.
Ical, salah satu warga yang aktif dalam kegiatan tersebut, mengungkapkan bahwa keputusan untuk memperbaiki jembatan secara mandiri bukan tanpa alasan.
Menurutnya, kebutuhan akses yang mendesak menjadi faktor utama.
“Kalau tidak kami perbaiki sendiri, kami tidak bisa lewat. Apalagi saat musim hujan, air sungai sangat deras. Kami sangat was-was soal keselamatan. Ini akses utama kami,” ujarnya saat ditemui di lokasi gotong royong.
Page: 1 2
Dinas Pertanian Empat Lawang akan meninjau sawah terdampak kekeringan dan membuka peluang usulan bantuan bibit…
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…
Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…