Pemkab Ogan Ilir pastikan jembatan Payaraman segera diperbaiki. Dibongkar total, mutu beton ditingkatkan, dan perbaikan tanpa dana APBD. (*/Istimewa)
° Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir memastikan jembatan rusak berat di Kecamatan Payaraman segera diperbaiki.
° Wakil Bupati Ardani menegaskan perbaikan dilakukan tanpa APBD, melainkan tanggung jawab kontraktor.
° Jembatan dibongkar total dengan mutu beton ditingkatkan demi keamanan.
OGAN ILIR, LINTANGPOS.com – Kabar baik datang bagi warga Kecamatan Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir.
Jembatan yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat dipastikan segera diperbaiki setelah mengalami kerusakan berat.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani, usai meninjau kondisi jembatan pada Jumat (12/12/2025) petang.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan tingkat kerusakan sekaligus mempercepat langkah penanganan di lapangan.
Menurut Ardani, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBMTR) Provinsi Sumatera Selatan terkait teknis perbaikan.
Hasilnya, jembatan tersebut diputuskan untuk dibongkar total.
BACA JUGA: Lagi dan Lagi! Jembatan Penghubung Ogan Ilir Jebol untuk Ketiga Kalinya, Warga Mulai Resah
“Kemarin sudah bertemu perwakilan Dinas PUBMTR Sumsel. Jembatan di Payaraman akan dibongkar,” ujar Ardani, Sabtu (13/12/2025).
Pembongkaran dilakukan bukan tanpa alasan.
Ardani menjelaskan, langkah ini diambil demi memastikan struktur lantai jembatan benar-benar aman dan kokoh saat kembali digunakan.
Bahkan, mutu beton pada proses perbaikan akan ditingkatkan dari sebelumnya K-300 menjadi K-400, sebagai upaya meningkatkan daya tahan jembatan.
Menariknya, perbaikan jembatan ini tidak akan membebani keuangan daerah.
Ardani menegaskan bahwa anggaran perbaikan tidak menggunakan APBD, melainkan menjadi tanggung jawab kontraktor yang sebelumnya mengerjakan proyek jembatan tersebut.
BACA JUGA: Dicky Syailendra Resmi Jadi Pj Sekda Ogan Ilir, Buka Peluang Menuju Jabatan Definitif?
“Pihak Pemprov Sumsel menyampaikan bahwa perbaikan ini non-APBD. Artinya, kontraktor berkomitmen untuk bertanggung jawab,” jelasnya.
Page: 1 2
Oknum Kades di Musi Rawas ditangkap di Deli Serdang setelah kabur terkait dugaan pemerasan dan…
Lansia berinisial AS ditemukan meninggal di siring Desa Pagar Gunung, Kepahiang. Polisi masih menyelidiki penyebab…
Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…
Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…
Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…