Joncik Muhammad hadiri seluruh prosesi pemakaman Kemas Haji Abdul Halim Ali. Ia menyebut almarhum tokoh multitalenta dengan jasa besar bagi sosial dan keagamaan Sumsel, Jum'at (23/1/2026). Foto: Istimewa
° Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad mengantar langsung jenazah Kemas Haji Abdul Halim Ali ke pemakaman di Palembang.
° Ia mengenang almarhum sebagai tokoh multitalenta, dermawan, dan penuh kepedulian sosial serta keagamaan.
PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman tokoh masyarakat Sumatera Selatan, Kemas Haji Abdul Halim Ali, yang berlangsung di Jalan M Isa, Palembang, Jumat (23/1/2026).
Di tengah lautan pelayat, tampak sosok Bupati Empat Lawang, Dr H Joncik Muhammad, yang hadir langsung dan turut mengantarkan jenazah almarhum hingga ke tempat peristirahatan terakhir.
Kehadiran Joncik Muhammad bukan sekadar formalitas sebagai kepala daerah, melainkan bentuk penghormatan mendalam kepada sosok yang ia kenal dekat semasa hidup.
Joncik mengikuti seluruh rangkaian prosesi, mulai dari pengajian, penyolatan jenazah di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo Palembang, hingga prosesi pemakaman.
Menurut Joncik, kepergian Kemas Haji Abdul Halim Ali merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Sumatera Selatan secara luas.
Almarhum dikenal sebagai tokoh multitalenta yang memberikan kontribusi nyata di berbagai bidang kehidupan.
BACA JUGA: 3 Tokoh Kepahiang Dianugerahi Gelar Adat, Maknanya Mendalam
“Saya tahu betul sosok Haji Halim Ali. Beliau tokoh multitalenta, usianya panjang mencapai 88 tahun, dan begitu banyak kebaikan yang telah beliau perbuat. Saya merasa wajib hadir untuk mengantarkan beliau ke peristirahatan terakhir,” ucap Joncik dengan nada penuh penghormatan.
Joncik menilai, sepanjang hidupnya, almarhum telah mendedikasikan diri untuk kepentingan sosial dan keagamaan.
Kepedulian itu, kata dia, tidak pernah dibatasi oleh latar belakang kelompok maupun kepentingan tertentu.
Justru, Kemas Haji Abdul Halim Ali dikenal sebagai sosok pemersatu yang selalu hadir saat masyarakat membutuhkan.
Dalam pandangan Joncik, almarhum merupakan contoh teladan tentang bagaimana peran seorang tokoh masyarakat dapat memberikan dampak luas tanpa harus berada di panggung kekuasaan.
Karhutla Sumsel mencapai estimasi 404,22 hektare hingga 14 September 2026. Sebanyak 319,97 hektare dipadamkan, 84,25…
Polsek Pendopo mengamankan pria berinisial DL alias B dalam kasus dugaan penggelapan motor. Tersangka mengaku…
Polsek Tebing Tinggi bersama tim gabungan bergerak cepat memadamkan Karhutla di Tanjung Kupang untuk mencegah…
Pemkab Empat Lawang menyiapkan perpanjangan PPPK Paruh Waktu. OPD diminta menyerahkan dokumen ke BKPSDM paling…
Bhabinkamtibmas Polsek Tebing Tinggi mengecek pekarangan bergizi sekaligus menyosialisasikan Makmano Karhutla di Tanjung Makmur.
Cik Ujang mendorong GSMP Sumsel lebih terarah dan terukur, dengan penguatan lahan rawa, rantai pasok…