Sekda Sumsel H. Edward Candra mengikuti Rakor penanganan dan penanggulangan Karhutla secara virtual, Selasa (15/9/2026). Foto: Pemprov Sumsel
PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatera Selatan hingga 14 September 2026 diperkirakan telah mencapai 404,22 hektare.
Data tersebut dipaparkan dalam Rapat Koordinasi Pembahasan Perkembangan Penanganan dan Penanggulangan Karhutla yang digelar secara virtual, Selasa (15/9/2026).
Rakor dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI Djamari Chaniago dan diikuti Sekda Sumsel H. Edward Candra bersama unsur terkait.
Berdasarkan pembaruan data per 14 September 2026, Sumsel mencatat 116 titik hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi.
Selain itu, terdeteksi 20 titik api atau fire spot. Dari titik-titik tersebut, estimasi luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 404,22 hektare.
Upaya pemadaman telah dilakukan secara gabungan melalui Satgas Darat dan Satgas Udara. Hingga data tersebut diperbarui, sebanyak 319,97 hektare telah berhasil dipadamkan.
Satgas Darat menangani pemadaman seluas 289,97 hektare, sedangkan Satgas Udara melalui operasi water bombing berhasil menangani sekitar 30 hektare.
Meski demikian, masih terdapat sekitar 84,25 hektare area terbakar yang menjadi pekerjaan lanjutan tim di lapangan.
BACA JUGA: Cegah Meluas, Polsek Tebing Tinggi Padamkan Karhutla
Area tersisa tersebut ditargetkan dapat diselesaikan pemadamannya pada Selasa (15/9/2026), dengan penanganan tetap dilakukan berdasarkan kondisi dan perkembangan titik api.
Dalam arahannya, Menko Polkam Djamari Chaniago menekankan pentingnya konsistensi serta akurasi data antarlembaga.
Menurutnya, data Karhutla harus dirangkum secara tepat, termasuk luasan lahan yang terbakar dan perkembangan penanganannya.
“Harus segera kita rangkumkan data secara tepat, termasuk kasus yang sudah ditangani dan segera kita sampaikan kepada masyarakat atas penanggulangan dan penanganan yang kita laksanakan,” tegas Djamari.
Keterbukaan data dinilai penting agar masyarakat mengetahui perkembangan penanganan Karhutla sekaligus memastikan koordinasi antarunsur berjalan efektif.
Page: 1 2
Herman Deru menyebut Empat Lawang memiliki fiskal terbatas dan mendorong dukungan provinsi untuk pembangunan serta…
Herman Deru menyebut Sumsel mengusulkan 2,8 juta KL Biosolar, tetapi alokasi sekitar 650 ribu KL.…
Herman Deru menilai gangguan akses bukan hanya memutus konektivitas, tetapi juga bisa meningkatkan ongkos masyarakat.…
Bupati Joncik Muhammad mendorong jalan Pagaralam-Muara Pinang-Pendopo-Bengkulu menjadi jalan nasional saat ground breaking Jembatan Napalan.
Ground breaking Jembatan Napalan di Empat Lawang membuat arus kendaraan dari Pagaralam dialihkan melalui Desa…
Herman Deru dijadwalkan ground breaking dua jembatan di Empat Lawang sekaligus meninjau pemeliharaan Jalan Pagaralam–Tanjung…
View Comments