Pada bidang SMK saja, anggaran yang digelontorkan mencapai Rp122 miliar.
Hasil audit menemukan praktik mark up hingga pemberian fee proyek yang membuat negara merugi hingga Rp21,8 miliar.
Temuan tersebut membuka kotak pandora dugaan keterlibatan lebih banyak pihak dalam proses pengadaan.
Pengembangan tiga perkara lanjutan ini menunjukkan bahwa penyidik belum akan berhenti.
BACA JUGA: Eksepsi Mental! Hakim Tolak Dalil Mantan Dirjen Kemenhub di Kasus Korupsi LRT Sumsel Rp74 Miliar
Dugaan keterlibatan pejabat di level atas dinilai menjadi kunci untuk mengungkap keseluruhan jejaring korupsi di lingkungan Disdik Jambi.
Publik pun kini menanti langkah lanjutan Polda Jambi untuk mengungkap apakah masih ada pihak lain yang akan menyusul menjadi tersangka dalam kasus yang kian melebar ini. (*/red)
Page: 1 2
Banggar DPRD Empat Lawang memangkas belanja Rp67,29 miliar dalam APBD Perubahan 2026 setelah proyeksi dana…
Rapat Paripurna DPRD Empat Lawang diskor karena dokumen laporan Banggar dan Pansus belum rampung. Sidang…
Polres Empat Lawang mengungkap kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian di Desa Canggu. Terduga pelaku JS…
Polres Empat Lawang memperkuat pencegahan Karhutla melalui Makmano Karhutla dengan menyambangi warga dan mengedukasi larangan…
Polsek Talang Padang mendorong warga Desa Canggu memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif untuk memperkuat…
Polres Empat Lawang meraih peringkat II IKPA kategori pagu besar di KPPN Lahat yang membawahi…