Kasus pembunuhan sadis terjadi di Palembang, seorang pria tewas dikeroyok dua pelaku bersenjata tajam, Rabu (17/9/2025) malam, sekitar jam 22:00 WIB. Polisi buru pelaku dan selidiki motif kejadian
Palembang, LintangPos.com – Peristiwa pembunuhan kembali mengguncang warga Kota Palembang.
Kali ini, seorang pria bernama Abdullah Ismail (35), warga Lorong Sepakat Jaya, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, tewas usai menjadi korban pengeroyokan di Jalan Rasyid Sidik Lorong Sepakat, Kelurahan 7 Ulu, Rabu (17/9/2025) malam.
Korban mengalami luka parah akibat senjata tajam.
Ia menderita luka tusuk di bagian dada kiri, dua luka robek di kaki kiri, serta luka bacok di lengan kiri.
Nyawa korban tidak tertolong meski sempat dibawa ke RS Bari Palembang.
Kapolsek SU I Palembang, AKP Heri, membenarkan adanya kasus pengeroyokan yang berujung pada kematian korban.
BACA JUGA: KONI Empat Lawang Reshuffle Pengurus, Hidayat Muhammad Tekankan Evaluasi dan Persiapan Porprov
“Kejadian itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Saat korban dibawa ke rumah sakit, ia sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya, Kamis (18/9/2025).
Menurut keterangan polisi, informasi awal didapat dari Yayan, teman korban, yang memberi tahu istri Abdullah bahwa suaminya sedang dirawat di rumah sakit akibat dikeroyok dua orang bersenjata tajam.
Namun setibanya di rumah sakit, korban sudah tidak bernyawa.
Dari hasil olah TKP, diketahui terduga pelaku berjumlah dua orang.
Keduanya langsung melarikan diri setelah melakukan aksinya.
Polisi saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengejar pelaku sekaligus mengungkap motif di balik peristiwa tragis tersebut.
BACA JUGA: Jaksa Tuntut Mati Tiga Terdakwa Kasus 14 Kg Sabu di PN Palembang
“Kami bersama Satreskrim Polrestabes Palembang sedang memburu para pelaku. Motif masih kami dalami,” tambah AKP Heri.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus tindak kekerasan dengan senjata tajam di Palembang.
Warga pun berharap aparat kepolisian segera mengungkap kasus ini dan menangkap para pelaku yang meresahkan. (*/red)
Karhutla Sumsel mencapai estimasi 404,22 hektare hingga 14 September 2026. Sebanyak 319,97 hektare dipadamkan, 84,25…
Polsek Pendopo mengamankan pria berinisial DL alias B dalam kasus dugaan penggelapan motor. Tersangka mengaku…
Polsek Tebing Tinggi bersama tim gabungan bergerak cepat memadamkan Karhutla di Tanjung Kupang untuk mencegah…
Pemkab Empat Lawang menyiapkan perpanjangan PPPK Paruh Waktu. OPD diminta menyerahkan dokumen ke BKPSDM paling…
Bhabinkamtibmas Polsek Tebing Tinggi mengecek pekarangan bergizi sekaligus menyosialisasikan Makmano Karhutla di Tanjung Makmur.
Cik Ujang mendorong GSMP Sumsel lebih terarah dan terukur, dengan penguatan lahan rawa, rantai pasok…