Fajar mengatakan proses pendataan terhadap bangunan dan warga terdampak masih berlangsung.
BACA JUGA: Kebakaran Rumah di Batu Pance, Kerugian Capai Rp150 Juta
Karena itu, jumlah bangunan yang mengalami kerusakan maupun total kerugian belum dapat dipastikan.
“Data resmi jumlah korban maupun kepastian total kerugian belum ada karena personel di lapangan masih fokus pada proses pendinginan,” kata Fajar.
Sementara itu, data sementara yang beredar mencatat enam rumah mengalami kerusakan berat, 12 rumah habis terbakar, serta satu rumah mengalami kerusakan ringan.
Namun, terdapat perbedaan antara jumlah rumah yang disebut dalam rekap dan keterangan kerusakan, sehingga data tersebut masih perlu diverifikasi.
BACA JUGA: Kapolsek dan Camat Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Kebakaran
Untuk rumah yang dilaporkan mengalami kerusakan berat, nama yang tercatat sementara yakni Azhari Fuadi, Elpi Pali, Nurul, Pandra/Ulan, Arsad, dan Erna.
Sedangkan rumah yang dilaporkan habis terbakar tercatat atas nama Tata Irawan, Nanang Azhari, Erma Mari, Zahro Mawl, Mukti, Yo/Mistan Rasid, Suryani, Mawardi, Endang, Pandu Winata, Buldan, dan Rukmi.
Sementara satu rumah yang disebut mengalami kerusakan ringan tercatat atas nama Rendi.
Data tersebut bukan merupakan data resmi pemerintah dan masih dapat berubah setelah proses verifikasi di lapangan selesai.
BACA JUGA: Kebakaran Menggila di Empat Lawang! 9 Rumah Ludes, Warga Panik Berhamburan Tengah Malam
Kebakaran ini menyisakan duka bagi warga Desa Landur.
Selain kehilangan tempat tinggal, warga terdampak kini harus menghadapi kebutuhan mendesak setelah rumah dan sejumlah barang milik mereka dilalap api.
Pemerintah dan petugas terkait masih melakukan penanganan di lokasi, sementara pendataan menjadi langkah penting untuk memastikan jumlah korban terdampak, tingkat kerusakan bangunan, serta nilai kerugian akibat kebakaran. (*/jie)






