Categories: Kasus Muratara Sumsel

Kejari Lubuk Linggau Terus Selidiki Dugaan Korupsi APAR Rp4 Miliar di Muratara

Lubuk Linggau, LintangPos.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuk Linggau tengah mendalami kasus dugaan korupsi dalam proyek pengadaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) tahun 2024 di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Proyek ini memiliki pagu anggaran mencapai Rp4 miliar dan diduga melibatkan seluruh desa di tujuh kecamatan wilayah tersebut.

Kasi Intelijen Kejari Lubuk Linggau, Armein Ramdhani, mengatakan pihaknya telah memanggil seluruh Kepala Desa (Kades) dari tujuh kecamatan di Muratara untuk memberikan keterangan.

Tak hanya itu, penyidik juga telah meminta klarifikasi dari pejabat di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPMD-P3A) Kabupaten Muratara.

“Masih terus berjalan, dan kita masih terus lakukan penyelidikan,” tegas Armein saat dikonfirmasi, kemarin.

Menurut Armein, penyelidikan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan penyimpangan dalam pengadaan APAR tersebut.

BACA JUGA: Kejari Lubuk Linggau Selidiki Dugaan Korupsi APAR Dana Desa di Muratara

Dari laporan itu, muncul dugaan adanya mark-up harga dan ketidaksesuaian dalam proses pengadaan.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, setiap desa dianggarkan sekitar Rp50 juta untuk pembelian APAR menggunakan Dana Desa tahun anggaran sebelumnya.

Sementara, harga satu unit APAR di pasaran diketahui hanya berkisar antara Rp17 juta hingga Rp23 juta.

Dugaan selisih harga ini kini menjadi fokus pemeriksaan penyidik Kejari Lubuk Linggau.

“Kami masih kumpulkan bukti dan memintai keterangan dari berbagai pihak, termasuk dari unsur Dinas PMD dan pihak lain yang mengetahui proses pengadaan tersebut,” tambah Armein.

Penyidik juga disebut tengah mengumpulkan dokumen-dokumen penting yang berkaitan dengan kontrak, distribusi, hingga laporan pertanggungjawaban kegiatan.

BACA JUGA: Wakil Ketua DPRD Sumsel Desak Aparat Tindak Tegas Pengeboran Minyak Ilegal di Muba

Jika ditemukan adanya unsur penyimpangan, kasus ini akan ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: Dana Desa 2024 DPMD Muratara dugaan korupsi pengadaan APAR di Muratara harga APAR diduga dimark-up kasus korupsi dana desa Musi Rawas Utara kasus korupsi desa Kejari Lubuk Linggau Kejari Lubuk Linggau panggil kepala desa korupsi Muratara mark-up harga pengadaan apar penyelidikan kejaksaan

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Hujan Deras Guyur Tebing Tinggi, Warga Sambut Gembira

Hujan deras disertai angin kencang mengguyur Tebing Tinggi, Empat Lawang, Minggu siang. Warga menyambut gembira…

11 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

ORADO Empat Lawang Kirim 14 Atlet ke Piala Panglima TNI

ORADO Empat Lawang mengirim 14 atlet ke Open Tournament Domino Piala Panglima TNI di Lahat.…

1 hari ago
  • Berita
  • Nasional

Sumsel Jadi Ikon Kriyanusa 2026, Herman Deru Soroti Kekuatan Kriya Daerah

Sumatera Selatan menjadi ikon Kriyanusa 2026 di JICC Jakarta. Herman Deru hadir menyaksikan produk dan…

1 hari ago
  • Berita
  • Palembang
  • Sumsel

Herman Deru Dorong Pemuda Sumsel Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Herman Deru mendorong pemuda Sumsel mengubah mindset dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja melalui…

1 hari ago
  • Artikel
  • Nasional

Lobang Buaya, Horor Misteri yang Sengaja Mengecoh Penonton

Film Lobang Buaya karya Hanung Bramantyo mengandalkan misteri pembunuhan dan plot twist, dengan latar fiksi…

1 hari ago
  • Berita
  • Nasional

Sabina Guseynova Kembali Dicari, Kisah Pernikahannya dengan Guruh Soekarnoputra

Nama Sabina Guseynova kembali dicari setelah Guruh Soekarnoputra meninggal. Keduanya menikah pada 2002 dan berpisah…

1 hari ago