Categories: Empat Lawang Sumsel

Kemacetan Parah di Tebing Alay, Proyek Galian Bikin Warga Empat Lawang Resah

Empat Lawang, LintangPos.com – Kemacetan panjang kembali melanda ruas Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalintengsum), tepatnya di kawasan Tebing Alay, Kelurahan Tanjung Kupang, Kabupaten Empat Lawang, Senin (6/10/2025).

Jalur utama yang menjadi penghubung vital antarkabupaten ini kini menjadi titik paling padat akibat pekerjaan galian tanah yang sudah berlangsung lebih dari satu bulan terakhir.

Akibat aktivitas galian tersebut, arus kendaraan dari dua arah harus bergantian melintas, menyebabkan antrean panjang yang mengular terutama saat jam sibuk pagi dan sore.

Kondisi jalan yang menyempit diperparah dengan kontur tebing curam serta tikungan tajam di sekitar lokasi.

“Setiap hari saya lewat sini untuk antar-jemput penumpang. Sekarang harus nunggu giliran karena jalan tinggal satu arah. Waktu tempuh jadi dua kali lebih lama,” keluh Soni, seorang pengendara ojek gandeng yang rutin melintasi jalur itu.

Petugas lalu lintas terlihat bekerja keras mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan parah.

BACA JUGA: Empat Lawang Gelar Uji Konsultasi Publik RAD-KSB, Dorong Sawit Berkelanjutan di Daerah

Namun, dengan kondisi medan yang menantang, terutama setelah hujan yang membuat jalan licin, kendaraan besar seperti truk dan bus sering kali harus berhenti lebih lama di area tebing.

Warga sekitar berharap proyek ini dapat segera diselesaikan.

Pasalnya, ruas jalan Tebing Alay merupakan urat nadi ekonomi dan mobilitas masyarakat Empat Lawang.

Banyak warga yang bergantung pada jalur tersebut untuk bekerja ke kota atau mengirim hasil pertanian.

“Kalau jalan ini macet, otomatis aktivitas warga terganggu. Banyak yang kerja ke kota atau kirim hasil kebun lewat sini,” ujar salah satu warga Tanjung Kupang.

Pemerintah sebenarnya telah menyiapkan jalur alternatif melalui jalan lingkar, namun rute ini belum banyak diminati pengguna jalan.

BACA JUGA: 6 dari 10 Dapur Gizi di Empat Lawang Sudah Beroperasi, Bupati Joncik Kawal Ketat Program Makan Bergizi Gratis

Selain jaraknya lebih jauh, kondisi jalan lingkar juga belum sepenuhnya baik, bahkan di beberapa titik ditemukan kerusakan parah, terutama di area tebing dekat Jembatan Kuning.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: arus lalu lintas macet Jalan Lintas Tengah Sumatera kemacetan di Tebing Alay Empat Lawang kemacetan Empat Lawang kondisi lalu lintas di Tanjung Kupang petugas lalu lintas proyek galian jalan proyek galian penyebab macet di Jalintengsum solusi kemacetan di Empat Lawang Tanjung Kupang Tebing Alay warga Empat Lawang

Recent Posts

  • Artikel
  • Nasional

3 Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Jangan Lagi Begadang!

Kebiasaan bermain gadget hingga begadang ternyata bisa mengganggu kualitas tidur. Rama Satya (@productivityboii) membagikan tiga…

6 jam ago
  • Artikel
  • Nasional

Dulu Kejar Gaya Stylish, Kini Pilih Outfit Warna Basic

Lovlavina membagikan perubahan pandangannya soal pakaian. Kini, ia lebih nyaman dengan outfit simpel dan warna…

6 jam ago
  • Artikel
  • Nasional

Prilly Latuconsina Ingatkan Perempuan Mandiri, Hidup Tak Seindah Dongeng

Prilly Latuconsina membagikan pandangannya tentang kemandirian perempuan, stigma gender, hingga makna pernikahan dalam perbincangan bersama…

6 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Regional
  • Sumsel
  • Teknologi

Telkom Siap Dukung Digitalisasi Pemkab Empat Lawang

Telkom menyatakan siap mendukung digitalisasi Pemkab Empat Lawang, terutama konektivitas perkantoran baru dan interkoneksi perangkat…

13 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Nasional
  • Sumsel

UGM Nilai Empat Lawang Layak Jadi Kawasan Transmigrasi Masa Depan

Prof Suratman menilai Empat Lawang layak menjadi kawasan transmigrasi masa depan dengan konsep berbasis kopi,…

14 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Joncik Dorong Empat Lawang Jadi Kawasan Transmigrasi Terintegrasi

Bupati Joncik Muhammad mendorong Empat Lawang menjadi kawasan transmigrasi, dengan mengandalkan potensi lahan dan pengembangan…

17 jam ago