Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah dalam mewujudkan kemandirian fiskal.
Tak hanya itu, Amarullah juga mengungkapkan adanya kendala pada pendapatan di luar PAD.
Beberapa sumber pembiayaan daerah tidak terealisasi akibat dana yang seharusnya disalurkan pusat, seperti Dana Bagi Hasil (DBH), belum diterima oleh daerah.
“Terkait pendapatan di luar PAD, daerah juga mengalami kekurangan pembiayaan. Ini disebabkan anggaran pendapatan daerah tidak terealisasi, seperti DBH yang tidak tersalurkan ke daerah,” jelasnya.
Dengan strategi penguatan PAD yang lebih terukur dan kolaboratif, Pemkab Kepahiang optimistis dapat memperbaiki struktur keuangan daerah sekaligus mengurangi ketergantungan pada dana pusat secara bertahap dan berkelanjutan. (*/red)
Page: 1 2
Kepengurusan baru DMI Empat Lawang resmi dilantik. Bupati Joncik berharap organisasi kembali aktif dan mampu…
Artikel ilmiah Deah Monica mengulas implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah terhadap permukiman di sekitar…
Kebakaran lahan terjadi di Tebing Alay, Empat Lawang. BPBD mengerahkan enam personel untuk memadamkan api…
Delapan pekerja proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang dipulangkan setelah mengadukan upah. Pihak Waskita membantah ada…
Petani mengeluhkan irigasi rusak yang membuat air tak sampai ke hilir selama bertahun-tahun dan meminta…
Proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang senilai sekitar Rp300 miliar disorot setelah sejumlah pekerja mengeluhkan pembayaran…