Categories: Bengkulu Ekonomi Kepahiang

Kepahiang Bersiap Lepas dari Ketergantungan Dana Pusat

Ringkasan Berita:

° Pemerintah Kabupaten Kepahiang menegaskan komitmen memperkuat kemandirian fiskal dengan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah.

° Strategi intensifikasi pajak, retribusi, BUMD, hingga event nasional disiapkan untuk mengurangi dominasi dana transfer pusat dalam struktur pendapatan daerah.


KEPAHIANG, LINTANGPOS.com – Pemerintah Kabupaten Kepahiang menunjukkan keseriusan untuk keluar dari bayang-bayang ketergantungan terhadap dana transfer pemerintah pusat.

Upaya ini dilakukan dengan memperkuat kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang selama ini belum tergarap maksimal.

Langkah strategis tersebut disampaikan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kepahiang, Jono Antoni, S.Sos., MM, melalui Kepala Bidang Pendapatan, Amarullah Mutaqin, SE., M.Ap.

Ia menegaskan bahwa penguatan PAD menjadi prioritas utama pemerintah daerah mulai tahun 2026.

“Optimalisasi PAD akan kita lakukan pada tahun 2026 ini bersama Satgas Percepatan PAD yang sudah terbentuk. Tidak hanya pajak daerah, tetapi juga retribusi daerah yang selama ini belum maksimal,” ujar Amarullah.

Berbagai sektor disiapkan sebagai penopang peningkatan PAD, mulai dari intensifikasi pajak dan retribusi, perbaikan tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), optimalisasi aset milik daerah, hingga penyelenggaraan event berskala nasional.

BACA JUGA: Waspada Jajanan Sekolah, Dinkes Lahat Bergerak Cepat

Event-event tersebut diharapkan mampu menggerakkan sektor ekonomi lokal, khususnya restoran dan hotel, yang berpotensi mendongkrak penerimaan pajak.

Data keuangan daerah menunjukkan bahwa ketergantungan Kabupaten Kepahiang terhadap dana pusat masih sangat tinggi.

Dari total pendapatan daerah yang terealisasi sebesar Rp713,03 miliar, kontribusi terbesar berasal dari dana transfer atau Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) yang mencapai Rp649,72 miliar.

Sementara itu, PAD Kabupaten Kepahiang pada tahun 2025 hanya terealisasi sebesar Rp56 miliar atau sekitar 80 persen dari target Rp70 miliar.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: BKD Kepahiang dana transfer pusat ekonomi daerah Kepahiang kemandirian fiskal daerah PAD Kepahiang pajak daerah Kepahiang retribusi daerah

Recent Posts

  • Berita
  • Musi Rawas
  • Sumsel

Kades di Musi Rawas Ditangkap Usai Kabur ke Sumut

Oknum Kades di Musi Rawas ditangkap di Deli Serdang setelah kabur terkait dugaan pemerasan dan…

31 menit ago
  • Bengkulu
  • Berita
  • Headline
  • Kepahiang

Lansia Ditemukan Meninggal di Siring Desa Pagar Gunung

Lansia berinisial AS ditemukan meninggal di siring Desa Pagar Gunung, Kepahiang. Polisi masih menyelidiki penyebab…

2 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Gagal Panen Melanda Sawah Gunung Meraksa Baru, Empat Lawang

Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…

7 jam ago
  • Artikel
  • Nasional
  • Pendidikan

Dari Grup hingga Status WhatsApp, Remaja Pesisir Barat Manfaatkan Media Digital untuk Sebarkan Pesan Dakwah

Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Religi
  • Sumsel

DMI Empat Lawang Tegaskan Masjid Harus Jadi Pusat Peradaban

Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

DMI Sumsel Tegaskan Empat Lawang Harus Jadi Pusat Gerakan Masjid

Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…

1 hari ago