Categories: Lahat Pemerintahan Sumsel

Kikim Area Lahat Siap Jadi Kabupaten Baru, Tinggal Tunggu Restu Presiden

Lahat, LintangPos.com– Wacana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) di wilayah Kikim Area, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan kembali menguat.

Setelah melewati proses panjang sejak 2024, kini Kikim Area dinyatakan telah siap secara administratif untuk menjadi kabupaten baru.

Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Kikim Area (FKMKA) yang juga anggota DPRD Lahat, Nizaruddin SH, mengungkapkan bahwa pihaknya tinggal menunggu keputusan Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk mengesahkan Kikim Area sebagai daerah otonom.

“Secara administratif sudah terpenuhi dari item yang ada, Alhamdulillah mencukupi. DPR, DPD RI, DPRD Provinsi, DPRD Lahat, hingga kepala daerah sudah menyuarakan dukungan penuh terhadap pemekaran ini,” ujarnya, Jumat (26/9/2025).

5 Kecamatan Masuk Kabupaten Baru

Jika disahkan, DOB Kabupaten Kikim Area akan mencakup lima kecamatan yang selama ini berada di wilayah Lahat, yaitu Kikim Timur, Kikim Tengah, Kikim Barat, Kikim Selatan, dan Pseksu.

BACA JUGA: Motor Hasil Curas Ditemukan, Polsek Lintang Kanan Kembalikan ke Pemilik

Rencana ini mendapat sambutan hangat dari tokoh masyarakat dan warga.

Pemekaran dinilai akan mempercepat pembangunan sekaligus mendekatkan pelayanan publik yang selama ini masih jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Lahat.

Pusat pemerintahan rencananya akan berlokasi di Desa Bungamas, Kecamatan Kikim Timur.

Bahkan lahan seluas 500 hektare telah disiapkan untuk pembangunan perkantoran dan fasilitas pendukung, dengan 100 hektare di antaranya sudah tersedia.

“Memang lahan itu masih dimanfaatkan warga untuk bertani, tapi siap digunakan kapan pun jika dibutuhkan,” kata Nizaruddin.

Aspirasi Rakyat Menanti Keputusan

BACA JUGA: Harry Kane Mungkin Pulang ke Inggris, tapi Bukan ke Liverpool

Hampir seluruh tokoh masyarakat, baik di Kikim Area maupun di pusat, telah menyatakan dukungan.

Harapannya, pemekaran segera mendapat restu agar arah pembangunan lebih merata.

“Jika nanti disahkan, pelayanan publik akan semakin cepat dan dekat dengan masyarakat,” tegas Nizaruddin. Ia pun berharap Kikim Area masuk daftar pemekaran yang segera diizinkan.

Masuk Prolegnas Bersama Pantai Timur

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan bahwa Kikim Area bersama Pantai Timur (Kabupaten OKI) sudah masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) sebagai calon DOB.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: Daerah Otonomi Baru DOB Kikim Area DOB Kikim Area masuk Prolegnas DPR RI Herman Deru Kabupaten Lahat Kikim Area pemekaran Kikim Area Lahat pemekaran wilayah Prabowo Subianto pusat pemerintahan Kikim Area di Bungamas wacana pembentukan Kabupaten Kikim Area

Recent Posts

  • Headline
  • OKI
  • Sumsel

ASN OKI Tewas Ditikam Istri, Motif Masih Didalami

ASN berinisial A tewas setelah diduga diserang istrinya di Kayuagung, OKI. Polisi mengamankan DLA dan…

30 menit ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Politik
  • Sumsel

DPRD Empat Lawang Soroti Efisiensi dan Prioritas Anggaran

Fraksi DPRD Empat Lawang menyetujui Raperda Perubahan APBD 2026, namun menyoroti efisiensi, pelayanan dasar, prioritas…

5 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pemerintahan
  • Sumsel

Perubahan APBD Empat Lawang 2026 Defisit Rp267 Miliar

Bupati Joncik Muhammad menyampaikan Raperda Perubahan APBD 2026 dengan pendapatan Rp1,058 triliun, belanja Rp1,325 triliun…

9 jam ago
  • Empat Lawang
  • Politik
  • Sumsel

Ada Pembahasan Perubahan APBD 2026, Simak Agenda Pemkab Empat Lawang Berikut!

DPRD Empat Lawang dijadwalkan membahas Raperda Perubahan APBD 2026 melalui penyampaian eksekutif dan pandangan umum…

1 hari ago
  • Berita
  • Nasional

Sumsel Jadi Ikon Kriya Nusa 2026, 17 Daerah Bawa Kriya Unggulan

Sumsel menjadi ikon Kriya Nusa 2026 dengan membawa perajin dari 17 kabupaten dan kota serta…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Timsus Polres Empat Lawang Gagalkan Dugaan Begal di Muara Pinang

Timsus Polres Empat Lawang menggagalkan dugaan penghadangan mobil pembawa pepaya di jalur Pendopo–Pagaralam, Muara Pinang.

2 hari ago