Kuota Haji Musi Rawas 2026 Mengejutkan! Hanya 62 Jemaah Siap Berangkat setelah Serangkaian Seleksi Ketat Kesehatan

oleh -148 Dilihat
oleh
Kuota haji Musi Rawas 2026 menyusut menjadi 62 jemaah akibat seleksi kesehatan dan penundaan. Kemenag menegaskan aturan istitoah kini jauh lebih ketat. (*/Ils)

Ringkasan Berita:

° Kuota haji Musi Rawas tahun 1447 H/2026 ditetapkan 81 orang.

° Namun setelah pendataan dan sejumlah kasus tunda serta pemeriksaan kesehatan ketat, hanya 62 jemaah yang siap berangkat.

° Kemenag menekankan pentingnya menjaga kesehatan seiring aturan istitoah yang makin diperketat.


MUSI RAWAS, LINTANGPOS.com Tahun keberangkatan haji 1447 H/2026 M membawa cerita tersendiri bagi para calon jemaah haji (CJH) asal Musi Rawas.

Dari total kuota awal 81 orang yang ditetapkan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, hanya 62 jemaah yang akhirnya dinyatakan siap berangkat setelah melalui rangkaian proses administrasi dan seleksi kesehatan yang makin ketat.

Kepala Kemenag Musi Rawas, H. Kholil Azmi, melalui Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), H. Soerya Wirawan, menjelaskan bahwa penurunan jumlah itu terjadi karena berbagai faktor.

“Dari 81 JCH tersebut, 1 meninggal, 3 meninggal lansia, 1 pelimpahan porsi, 13 tunda, dan 1 tunda lansia. Jadi yang tersisa sebanyak 62 calon jemaah haji,” ujarnya dikutip dari KORANLINGGAUPOS.ID, Jum’at, 14 November 2025.

Di tingkat provinsi, Sumatera Selatan mendapat total kuota 5.543 jemaah untuk musim haji 1447 H/2026 M.

Dari jumlah itu, 295 kursi dialokasikan khusus bagi jemaah prioritas lansia.

BACA JUGA: Bukan Sekadar Lipat: Samsung Galaxy Z TriFold Bocor! Punya 3 Layar, Kamera 200MP, dan Desain Tak Simetris!

Soerya mengungkapkan bahwa sebagian besar dari 62 CJH Musi Rawas telah menyelesaikan pembuatan paspor dan bio visa, dengan satu tahap tersisa, yaitu foto.

Setelah semua data lengkap, pihak Kemenag Musi Rawas akan mengirimkannya ke Kanwil Kemenag Sumsel.

Sebelum keberangkatan, para jemaah sudah dipanggil untuk mengikuti sosialisasi manasik dan pembekalan kesehatan.

Langkah ini dianggap penting agar mereka tidak kebingungan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Peraturan haji tahun ini berbeda, terutama terkait istitoah. Pemeriksaan kesehatan jauh lebih ketat karena ada MOU antara Kementerian Haji dan Umrah RI dengan Pemerintah Arab Saudi,” jelas Soerya.

Ia menegaskan bahwa kesehatan menjadi faktor paling krusial dalam keberangkatan haji 2026.

BACA JUGA: Kuota Haji Sumatera Selatan 2026 Turun Jadi 5.895 Jemaah, Masa Tunggu 26 Tahun

Rangkaian pemeriksaan dilakukan berlapis, mulai dari puskesmas, rumah sakit kabupaten/kota, pemeriksaan akhir di Palembang, hingga pengecekan ulang setibanya di Arab Saudi.

“Jangan sampai merasa sehat, tetapi setelah pemeriksaan mendalam ternyata ada kendala. Kami benar-benar mengingatkan CJH untuk menjaga kondisi fisik mereka. Jangan sampai sudah membayar dan dipanggil, tetapi akhirnya dipulangkan karena masalah kesehatan,” tegasnya.

Musim haji 2026 bagi Musi Rawas pun seolah menjadi pengingat bahwa ibadah suci ini bukan hanya tentang kesiapan spiritual—namun juga komitmen menjaga tubuh tetap layak menjalani perjalanan panjang menuju Tanah Suci. (*/red)