Ringkasan Berita:
° Pembangunan Tol Trans Sumatera ruas Palembang–Lahat terus dikebut.
° Proyek Strategis Nasional ini diproyeksikan memangkas waktu tempuh drastis hingga hanya dua jam.
° Jalan To ini diprediksi dapat memperkuat konektivitas Sumatera Selatan, serta membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi dan distribusi logistik lintas daerah.
PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Deru alat berat tak lagi sekadar suara pembangunan, melainkan penanda perubahan besar yang sedang berlangsung di Sumatera Selatan.
Proyek pembangunan ruas Tol Trans Sumatera yang menghubungkan Palembang–Lahat kini menunjukkan progres signifikan dan kian mendekati perannya sebagai tulang punggung konektivitas wilayah.
Masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN), tol ini dirancang bukan hanya untuk mempercepat perjalanan, tetapi juga memperkuat denyut ekonomi regional.
Ketika seluruh seksi rampung, perjalanan Palembang–Lahat yang selama ini melelahkan diperkirakan hanya memakan waktu sekitar dua jam, dengan jarak tempuh 100–120 kilometer dan kecepatan rata-rata 80–100 km/jam.
Pembangunan tol ini terbagi dalam dua ruas utama.
Pertama, Inderalaya–Muara Enim sepanjang 54 kilometer.
BACA JUGA: Pemkot Siap Jemput Bola Pembangunan Jalan Tol Lubuklinggau–Bengkulu
Kedua, Muara Enim–Lahat–Lubuk Linggau sepanjang 125 kilometer.
Seluruh jaringan tersebut nantinya akan terhubung dengan jalur Tol Trans Sumatera menuju Bengkulu, membuka akses antarprovinsi yang lebih cepat dan efisien.
Perbedaan waktu tempuh menjadi salah satu daya tarik utama.
Saat ini, perjalanan Palembang–Muara Enim melalui jalan nasional bisa memakan waktu 4–5 jam dengan jarak 150–200 kilometer.
Kehadiran tol akan memangkasnya menjadi hanya 1,5–2 jam. Bahkan rute lengkap Palembang–Lahat yang sebelumnya lebih dari empat jam, diproyeksikan cukup ditempuh dalam waktu sekitar dua jam.
Pemerintah pun memfokuskan percepatan pada beberapa ruas krusial. Ruas Prabumulih–Muara Enim ditargetkan tuntas pada pertengahan 2026, sementara ruas Muara Enim–Lahat terus dikebut agar selesai sesuai jadwal.
Akselerasi ini dinilai krusial untuk mendukung mobilitas masyarakat dan memperlancar distribusi logistik.
Jika berjalan sesuai rencana, Tol Palembang–Lahat akan menjadi salah satu jalur strategis Sumatera Selatan.
Tak hanya mempercepat akses antarwilayah, tol ini juga diharapkan mendorong aktivitas industri, perdagangan, dan investasi, sekaligus memperkuat posisi Sumsel sebagai simpul ekonomi penting di Pulau Sumatera. (*/red)






