Longsor di Muba Ancam Putus Jalur Sekayu–Lubuklinggau, Balai Desa Tinggal Sejengkal dari Sungai

oleh -542 Dilihat
oleh
Longsor besar di Desa Tanjung Raya, Muba, akibat hujan deras, mengancam jalur Sekayu–Lubuklinggau dan pemukiman warga. Bupati minta penanganan cepat, Kamis (2/10/2025). Foto: Istimewa

Musi Banyuasin, LintangPos.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumsel, Kamis (2/10/2025), memicu longsor besar di Dusun V Desa Tanjung Raya.

Akibatnya, bahu jalan lintas provinsi penghubung Sekayu–Lubuklinggau terkikis, sejumlah rumah warga ikut terdampak, bahkan bangunan balai desa kini hanya berjarak sejengkal dari bibir jurang sungai.

Camat Sanga Desa, Hendrik SH MSi, menyampaikan kondisi di lapangan sangat memprihatinkan.

“Saat ini sudah empat rumah terbawa longsor, satu rumah lain ikut terdampak. Balai desa tersisa sekitar satu meter dari bibir sungai. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan,” ujarnya, Jumat (3/10/2025).

Ia menambahkan, tanah di sekitar lokasi masih labil sementara curah hujan di awal Oktober terbilang tinggi. Jika tidak segera ditangani, jalur utama lintas Sekayu–Lubuklinggau terancam putus sewaktu-waktu.

“Masyarakat di pinggiran Sungai Musi sudah kami imbau untuk waspada. Permasalahan ini juga telah dilaporkan, dan kami berharap ada penanganan darurat,” jelas Hendrik.

BACA JUGA: Disdikbud Pagar Alam Gelar Rembuk Adat, Perkuat Identitas Budaya Lokal

Bupati Muba, H M Toha Tohet SH, langsung menginstruksikan langkah cepat.

Ia berencana menyurati Gubernur Sumsel serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar penanganan permanen segera dilakukan.

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.