Categories: Muratara Sumsel

LPG 3 Kg Langka, Bupati Muratara Bongkar Fakta Penyebabnya

Ringkasan Berita:

Kelangkaan LPG 3 Kg di Muratara menuai keluhan warga. Bupati Devi Suhartoni menegaskan penyebabnya adalah pengurangan kuota secara diam-diam dan ulah agen serta pangkalan nakal. Pemkab pun rutin melakukan pengawasan ketat.


MURATARA, LINTANGPOS.com – Kelangkaan LPG 3 Kilogram kembali menjadi sorotan serius di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Dalam beberapa waktu terakhir, gas elpiji bersubsidi tersebut dikeluhkan warga karena semakin sulit diperoleh.

Kalaupun tersedia, masyarakat terpaksa membeli di tingkat pengecer dengan harga yang jauh lebih tinggi dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Bupati Muratara, H Devi Suhartoni, secara terbuka mengungkap fakta di balik persoalan LPG 3 Kg yang terus memicu keresahan publik.

Ia menegaskan bahwa ada dua faktor utama yang menjadi penyebab utama kelangkaan gas bersubsidi tersebut di wilayahnya.

“Pertama, kuota LPG 3 Kg untuk Muratara dikurangi oleh Pertamina dan SKK Migas sebanyak 500 tabung per bulan, dan itu dilakukan secara diam-diam tanpa ada penjelasan kepada pemerintah daerah,” tegas Devi Suhartoni.

BACA JUGA: Niat Mendahului Berujung Duka, Pelajar 14 Tahun Tewas Terlindas Truk LPG

Pengurangan kuota ini, menurutnya, sangat berdampak langsung pada ketersediaan LPG di tingkat masyarakat.

Bupati menyayangkan kebijakan pengurangan kuota tersebut karena pemerintah daerah tidak pernah diberi pemberitahuan resmi.

Akibatnya, ketika masyarakat mulai ribut dan mengeluh, pemerintah daerah justru menjadi pihak yang disalahkan.

“Dampaknya masyarakat kita ribut, Pemda lagi yang disalahkan,” ujarnya dengan nada kecewa.

Faktor kedua yang tak kalah krusial adalah masih adanya agen dan pangkalan LPG yang nakal.

Praktik curang ini disebut semakin memperparah kondisi kelangkaan. Bupati mengungkapkan, ada oknum pangkalan yang mengaku kehabisan stok padahal LPG baru saja datang.

BACA JUGA: OB SPPG di Palembang Bunuh Rekan Kerja, Akhirnya Menyerahkan Diri

“LPG baru datang, tapi bilang ke masyarakat sudah habis. Padahal barangnya ada, hanya dijual ke pengecer supaya dapat untung lebih,” ungkapnya.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: Bupati Muratara Disperindagkop Muratara kuota LPG dikurangi LPG 3 Kg Muratara LPG 3 kilogram LPG murah masyarakat LPG subsidi langka pangkalan LPG nakal

Recent Posts

  • Empat Lawang
  • Sumsel

Empat Agenda Pemkab Empat Lawang Selasa 22 September, Ada Kunjungan Gubernur Hingga Pelantikan Pejabat!

Empat agenda Pemkab Empat Lawang pada Selasa 22 September 2026 meliputi pembangunan jembatan, persiapan Satgas…

9 jam ago
  • Headline
  • OKI
  • Sumsel

ASN OKI Tewas Ditikam Istri, Motif Masih Didalami

ASN berinisial A tewas setelah diduga diserang istrinya di Kayuagung, OKI. Polisi mengamankan DLA dan…

11 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Politik
  • Sumsel

DPRD Empat Lawang Soroti Efisiensi dan Prioritas Anggaran

Fraksi DPRD Empat Lawang menyetujui Raperda Perubahan APBD 2026, namun menyoroti efisiensi, pelayanan dasar, prioritas…

16 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pemerintahan
  • Sumsel

Perubahan APBD Empat Lawang 2026 Defisit Rp267 Miliar

Bupati Joncik Muhammad menyampaikan Raperda Perubahan APBD 2026 dengan pendapatan Rp1,058 triliun, belanja Rp1,325 triliun…

20 jam ago
  • Empat Lawang
  • Politik
  • Sumsel

Ada Pembahasan Perubahan APBD 2026, Simak Agenda Pemkab Empat Lawang Berikut!

DPRD Empat Lawang dijadwalkan membahas Raperda Perubahan APBD 2026 melalui penyampaian eksekutif dan pandangan umum…

1 hari ago
  • Berita
  • Nasional

Sumsel Jadi Ikon Kriya Nusa 2026, 17 Daerah Bawa Kriya Unggulan

Sumsel menjadi ikon Kriya Nusa 2026 dengan membawa perajin dari 17 kabupaten dan kota serta…

2 hari ago