Categories: Berita Ekonomi Nasional Pemerintahan Politik

Mahfud MD Soroti Komunikasi dan Kinerja Purbaya

JAKARTA, LINTANGPOS.com – Mahfud MD menilai pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merupakan langkah perbaikan yang patut diapresiasi. Ia menilai keputusan Presiden menunjukkan respons terhadap berbagai keluhan publik.

Dalam kanal YouTube-nya, @mahfudMD, Mahfud menyambut penunjukan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara sebagai pengganti Purbaya.

Menurut Mahfud, Suahasil merupakan birokrat profesional yang telah dikenalnya ketika ia menjabat sebagai Menko Polhukam.

“Saya bekerja dengan dia 4 sampai 5 tahun. Cukup profesional dan korek,” kata Mahfud.

BACA JUGA: Purbaya Tak Gentar Digeruduk 18 Gubernur: Ekonomi Memang Sedang Melambat

Mahfud berharap Suahasil dapat memperbaiki kondisi di Kementerian Keuangan dengan lebih banyak bekerja dan tidak terlalu banyak mengumbar pernyataan.

Sementara terhadap Purbaya, Mahfud menyebut terdapat dua persoalan mendasar yang menjadi sorotannya, yakni komunikasi publik dan substansi kebijakan.

Menurut dia, komunikasi publik Purbaya terlalu percaya diri. Sejumlah persoalan disebut seolah mudah diselesaikan, tetapi kemudian tidak seluruh janji tersebut terealisasi.

Mahfud juga menyinggung sikap Purbaya ketika merespons sejumlah pihak yang mengkritik kebijakan pemerintah. Menurutnya, pejabat negara seharusnya tidak menggunakan komunikasi publik yang berpotensi memperuncing perdebatan.

BACA JUGA: Purbaya Tunda Penerapan Pajak E-Commerce, UMKM Digital Bernapas Lega

“Komunikasi publiknya buruk,” ujar Mahfud.

Salah satu persoalan yang disoroti adalah polemik pembiayaan proyek kereta cepat Whoosh. Mahfud mengatakan sejak awal proyek tersebut disebut tidak menggunakan APBN.

Namun, menurut dia, skema pembiayaannya kemudian berubah hingga pemerintah harus ikut menanggung kewajiban proyek tersebut.

Mahfud juga mempertanyakan keterbukaan dokumen perjanjian proyek tersebut serta mekanisme pembahasannya dengan DPR.

BACA JUGA: Gaji ASN Naik? Ini Kata Menkeu Purbaya

Dalam podcast itu, Rizal Mustary sang pembawa acara menyebut kewajiban pemerintah untuk mencicil sekitar Rp1 triliun per tahun selama 80 tahun. Pernyataan tersebut kemudian dijadikan salah satu contoh perubahan dari janji awal mengenai pembiayaan Whoosh.

Page: 1 2 3

Redaksi

Share
Tags: Kementerian Keuangan Mahfud MD Purbaya Yudhi Sadewa reshuffle menteri Suahasil Nazara

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Tiga Anak Diamankan, Polres Empat Lawang Ungkap Kasus Curas

Polres Empat Lawang mengungkap kasus curas di Tanjung Beringin. Tiga anak berusia 16 tahun diamankan…

4 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Parlemen
  • Sumsel

Pemkab dan DPRD Empat Lawang Sepakati Perubahan APBD 2026

Pemkab dan DPRD Empat Lawang menyepakati Perubahan APBD 2026 dengan pendapatan Rp1,137 triliun dan belanja…

9 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Parlemen
  • Sumsel

Banggar Pangkas Belanja Rp67 Miliar di APBD Perubahan

Banggar DPRD Empat Lawang memangkas belanja Rp67,29 miliar dalam APBD Perubahan 2026 setelah proyeksi dana…

10 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Politik
  • Sumsel

Dokumen Belum Rampung, Paripurna DPRD Empat Lawang Diskor

Rapat Paripurna DPRD Empat Lawang diskor karena dokumen laporan Banggar dan Pansus belum rampung. Sidang…

12 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Headline
  • Sumsel

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penusukan di Sungai Musi

Polres Empat Lawang mengungkap kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian di Desa Canggu. Terduga pelaku JS…

12 jam ago
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Makmano Karhutla Digencarkan, Polisi Datangi Warga

Polres Empat Lawang memperkuat pencegahan Karhutla melalui Makmano Karhutla dengan menyambangi warga dan mengedukasi larangan…

16 jam ago