Masjid Az Zahro, Warisan Iman di Jalur Lintas Sumatera

oleh -486 Dilihat
oleh
Pengguntingan pita dalam acara peresmian Masjid Az Zahro di Empat Lawang. Masjid berdiri di jalur strategis Lintas Sumatera, menjadi warisan iman, pusat ibadah, dan penggerak ekonomi umat, Senin (16/2/2026). Foto: */lintangpos.com

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Di tengah padatnya arus kendaraan di Jalan Lintas Sumatera, berdiri megah sebuah masjid yang tak hanya menawarkan tempat sujud, tetapi juga ruang teduh bagi siapa saja yang melintas.

Masjid itu bernama Masjid Az Zahro, terletak di Talang Banyu, Tanjung Kupang, Kecamatan Tebing Tinggi.

Senin (16/2/2026), masjid ini resmi diresmikan oleh pemiliknya, Saiful Zahri, anggota DPRD Kabupaten Empat Lawang.

Bagi Saiful, berdirinya Masjid Az Zahro bukan sekadar proyek pembangunan fisik.

Ini adalah panggilan batin, sebuah amanah yang berakar dari niat tulus sang ibu, Hj Rohana, sejak 2020–2021.

Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, Saiful mengisahkan bahwa masjid ini sejatinya adalah hajat ibundanya.

BACA JUGA: Air Mancur Masjid Agung Palembang Siap Jadi Ikon Malam Hari

Sebagai anak, ia hanya menjadi perantara untuk mewujudkan niat mulia tersebut.

“Sebenarnya ini adalah hajat dari ibu saya. Kami sebagai anak, insyaallah hanya memperantarainya,” ucap Saiful, didampingi sang istri Tri Karsila dan ibunya, Hj Rohana.

Kalimat sederhana itu menyiratkan ketundukan seorang anak pada amanah orang tua, sekaligus kepasrahan pada kehendak Allah SWT.

Masjid Az Zahro dibangun di lokasi yang sangat strategis.

Tepat di pinggir jalur utama Lintas Sumatera, masjid ini diharapkan menjadi oase bagi para pengguna jalan yang membutuhkan tempat singgah, menunaikan salat, atau sekadar beristirahat sejenak.

Tak hanya itu, keberadaannya juga menyasar pegawai pemerintah daerah serta masyarakat sekitar yang beraktivitas di kawasan tersebut.

BACA JUGA: Kurma Berbuah di Masjid Agung Kepahiang, Warga Takjub

Namun, visi Masjid Az Zahro melampaui fungsi ritual semata.

Penandatangan prasasti Masjid oleh Ibu Rohana, Senin (16/2/2026). Foto: */lintangpos.com

Saiful menegaskan bahwa masjid ini akan dikembangkan sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat.

Di samping area masjid, telah disiapkan sentra ekonomi berupa rumah makan, kantin, serta sarana istirahat bagi musafir.

Konsep ini menjadikan masjid sebagai simpul kehidupan—tempat ibadah yang berdampingan dengan denyut ekonomi masyarakat.

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.